Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Properti

Penjualan Properti di Bagan Batu Turun Drastis

Kamis, 17 April 2014


BAGAN BATU-Melemahnya ekonomi disertai lambatnya perputaran uang di Rokan Hilir berdampak terhadap turunnya penjualan properti di Kecamatan Bagan Batu dan Bagan Sinembah. Hal itu mulai terjadi awal tahun 2013, saat terjadinya krisis global sampai tahun 2014 yang mengikuti pergerakan siklus pasar properti yang menunjukkan penurunan, setelah terjadinya peningkatan pesat pembelian properti pada tahun sebelumnya.

"Penjualan properti awal tahun 2014 merosot drastis sampai 75 persen. Sementara tahun 2013 lalu, walaupun memasuki krisis global, penjualan masih bisa dippertahankan antara 60-70 persen," kata salah satu pengembang di Bagan Sinembah, Hendra Yunizar alias Aceng kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (17/4) siang di Bagan Batu.

Direktur Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda sebelumnya mengatakan, sejak awal tahun 2013 IPW telah memprediksi akan terjadi perlambatan pasar properti dan perumahan di tahun 2014, menyusul telah tingginya harga properti.

Menurut Aceng, Ali Tranghanda berpendapat kalau melemahnya pasar properti karena memasuki kejenuhan pasar awal tahun 2014. "Siklus pasar yang terjadi merupakan sebuah pergerakan siklus yang normal setelah peningkatan pertumbuhan harga properti mencapai puncaknya di semester dua tahun 2013," katanya.

Maka itu, Aceng mengingatkan, untuk satu atau dua tahun ke depan, diprediksi harga tanah di beberapa proyek perumahan akan terjadi perlambatan atau pertumbuhan yang relatif rendah antara 20-25 persen. (man)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus