Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Penumpang Garuda Indonedia Tertangkap Selipkan 200 Gram Sabu di Selangkangan

Kamis, 15 Februari 2018

Pelaku dan barang bukti narkoba diamankan. (Foto:Ilustrasi)

PEKANBARU-Calon penumpang Garuda Indonesia berinisial LH (37) dengan nomor penerbangan 199, Rabu malam ditangkap petugas keamanan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. LH kedapatan membawa 200 gram narkotika jenis sabu-sabu.

Modus pelaku menyelundupkan barang terlarang itu dengan diselipkan ke selangkangan. Namun, LH yang diketahui warga Aceh ini tidak lolos dari pemeriksaan petugas Avsec Bandara.

Manager of Airport Operation & Service Angkasa Pura Imran Chandra mengatakan, awalnya petugas curiga terhadap salah satu penumpang laki-laki ketika di security chek point (SCP) 1, yang akan melakukan check in sekitar pukul 18.20 WIB. Kemudian, petugas Avsec membawa LH ke sebuah ruangan khusus untuk diperiksa dan digeledah.

"Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti diduga sabu di dalam celana dengan berat sekitar 200 gram," kata Imran.

Dijelaskan, sebenarnya penumpang ini akan terbang sekitar pukul 19.00 WIB dengan rute Pekanbaru-Jakarta menggunakan pesawat Garuda.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap LH, dia baru mendarat tadi siang di Pekanbaru menggunakan pesawat Lion Air JT140 dari Kualanamu, untuk mengambil sabu dari rekannya di suatu lokasi di kota Pekanbaru. "Yang bersangkutan terpaksa kita amankan dan kita serahkan ke Polresta Pekanbaru, untuk proses penyelidikan lebih lanjut," kata imran.

Kepada polisi, tersangka LH mengaku hanya sebagai kurir yang diupah sebesar Rp 6 juta untuk membawa narkoba tersebut. "Tersangka awalnya dari Aceh ke Medan menggunakan mobil. Selanjutnya menuju Pekanbaru menggunakan pesawat," kata Kanit II Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Iptu Noki Loviko dikutip FokusRiau.Com dari Kompas.com.

Sebelum membawa barang terlarang tersebut menuju Jakarta, tersangka sempat mendatangi salah satu hotel di Pekanbaru. Pihak kepolisian pun curiga adanya pelaku lainnya bersama LH di hotel. "Setelah kita kembangkan, belum kita temukan adanya rekan pelaku yang terlibat dalam jaringan ini. Tersangka mengaku baru satu kali melakukan aksi tersebut," kata Noki.

Dikatakan, barang bukti narkotika yang diamankan dengan berat 200 gram setelah ditimbang dengan timbangan digital milik Bea Cukai. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti lain, seperti uang tunai sekitar Rp400.000, KTP, SIM, tiket pesawat, pakaian dan telepon genggam. "Kami belum mengetahui dari siapa dan kemana tujuan barang yang dibawa pelaku ini. Sementara masih kami dalami," ulas Noki. (boy surya hamta)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus