Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Advetorial

Penyeberangan Kapal RoRO Dumai-Malaka Segera Terwujud

Rabu, 22 November 2017

Aktivitas penyeberangan kapal Roro di Kota Dumai. (Foto:Istimewa)

PENYEBERANGAN jasa transportasi melalui jalur laut dengan menggunakan Kapal Roll on Roff off (Roro) Dumai, Indonesia-Malaka, Malaysia tampaknya akan segera terwujud. Pasalnya, Malaysia sudah menyeriusi dengan menemui Pemerintah Kota Dumai.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Dumai Asnar SP MSi mengatakan, dirinya ditunjuk mewakili Walikota Zulkifli AS untuk melakukan pertemuan dengan pimpinan Tanjung Bruas Port Malaka, Malaysia. “Saya ditunjuk Walikota untuk menemui jajaran Tanjung Bruas Port Malaka guna membahas penyebrangan Kapal Roro Dumai-Malaka. Mereka sangat serius dan segera mewujudkan penyeberangan laut ini,” ujarnya.

Ditegaskan, kepada pimpinan Tanjung Bruas Port Malaka, Kapt. Intias Husein Bin Mansur mengenai kesiapan sarana dan prasana pelabuhan RoRo yang berada di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai untuk melayani penyeberangan Dumai-Malaka. “Pelabuhan kita ini sebenarnya sudah siap sejak dulu. Tahun 2018 mendatang pelabuhan ini bergabung menjadi Pelabuhan RoRo dan Penumpang untuk melayani masyarakat Dumai-Rupat dan Dumai-Malaka,” ujar Asnar.
 
 
Plt Kepala Dinas Perhubungan Dumai Asnar SP MSi. (Foto:Istimewa) 
 
Disinggung seperti apa keseriusan pihak Tanjung Bruas Port Malaka dengan kerjasama penyeberangan RoRo Dumai-Malaka dan sebaliknya, Asnar mengaku, Tanjung Bruas Port Malaka dalam waktu dekat akan menyerahkan kotrak kerjasama. “Draf Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama ini tengah dipersiapkan dan selanjutnya akan dikirim ke Walikota Dumai. Mudah-mudahan kerjasama ini kedepannya saling menguntungkan dua belah pihak,” tuturnya.

Mengenai masalah bagi hasil dari kerjasama tersebut, Asnar mengaku kalau masalah teknisnya akan dibicarakan setelah adanya nota kesepakatan antara dua belah pihak. Yang jelasnya, Dumai sangat siap menyambut kerjasama ini. “Kalau masalah teknisnya itu nanti dulu, sebab ini kerjasama antara dua negara. Biar pimpinan yang menjelaskan bagaimana sistem bagi hasil keuntungan bagi daerah mengenai kerjasama jasa penyeberangan Ro- Ro Dumai-Malaka,” sebutnya.

Yang jelas, pihaknya berharap agar kerjasama ini secepatnya bisa terealisasi guna memudahkan masyarakat untuk memilih jenis transportasi yang ingin digunakan ketika ingin bepergian ke Malaka, Malaysia. “Untuk itu, kita juga berharap dukungan semua pihak dan meminta dukungan masyarakat Dumai agar semuanya berjalan lancar dan sesuai dengan yang kita harapkan,” tukasnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai dan Menteri Transportasi Filipina di Bali, Kamis (28/9/2017). Budi Karya mengatakan, pertemuan dengan delegasi Malaysia membahas tiga hal, yaitu rencana kapal roro Dumai-Malaka, Ekspor Kereta Api dari INKA dan Konektivitas Udara.

"Dengan delegasi Malaysia kami bahas rencana kapal roro tujuan Dumai ke Malaka. Beberapa Pelabuhan masih disiapkan karena kebutuhan banyak," katanya.
 
 
Aktivitas penyeberangan kapal Roro di Pelabuhan Kelurahan Purnama. (Foto:Istimewa)
 
Kemudian, Malaysia juga berminat membeli kereta api produksi PT INKA. Pasalnya, kebutuhan kereta di Malaysia cukup banyak. Selain itu dibicarakan pula terkait penerbangan internasional di Bandara Silangit yang akan buka 28 Oktober. "Jadi setelah rute Silangit ke Singapura, nantinya kita harapkan ada rute Silangit ke Penang atau ke Kuala Lumpur," terangnya.

Sedangkan dengan delegasi Filipina membahas rencana Garuda Indonesia terbang ke Filipina, ekspor kereta api INKA ke Filipina dan pendidikan vokasi untuk nakhoda. Hal lain yang dibicarakan berkaitan dengan koordinasi IMO. Baik Malaysia dan Filipina serta Singapura sepakat unthk mendukung Indonesia sebagai anggota kategori C pada bulan November nanti. (advetorial Dishub Dumai)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus