Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Penyelundupan Benih Lobster Bernilai Rp14,6 Miliar Digagalkan Polda Riau

Sabtu, 17 Agustus 2019

Dirpolair Kombes Pol Badarudin (tengah) memberikan keterangan pers. (Foto:Antara)

PEKANBARU-Direktorat Polisi Perairan Polda Riau menggagalkan penyelundupan 95.000 benih lobster jenis mutiara dan pasir senilai Rp14,6 miliar di Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu dini hari tadi.

"Baby lobster itu akan diselundupkan ke Singapura dari Tembilahan," kata Direktur Polair Kombes Pol Badarudin, Sabtu siang di Pekanbaru.

Tembilahan, secara geografis sangat dekat dengan Singapura. Bahkan, hanya butuh waktu dua jam perjalanan laut menggunakan kapal cepat atau Speedboat menuju negara tetangga kecil itu. Kondisi ini membuat wilayah pesisir Riau menjadi incaran penyelundup melancarkan aksinya.

Dikatakan, pengungkapan kali ini hasil penyelidikan mendalam Polda Riau dan Polres Indragiri Hilir selama tiga hari terakhir. Berawal dari informasi pengiriman gelap lobster dari Jambi ke Tembilahan, Riau.

Petugas selanjutnya melakukan pemetaan dan penyelidikan. Hasilnya, Sabtu dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB, petugas gabungan menemukan target mengendarai mobil minibus menuju pelabuhan tikus di areal perkebunan sawit Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu.

Polisi melakukan siasat dengan melakukan pengejaran melalui darat. Sementara anggota lainnya yang tergelar di laut dengan menggunakan dua speedboat atau kapal cepat milik polisi juga melakukan pengepungan. 

Pengejaran tersebut membuahkan hasil ketika mobil dihentikan sebelum menuju ke pelabuhan tikus. "Kita lakukan tembakan peringatan ke udara," ujarnya.

Namun sayang, para pelaku yang menguasai areal itu telah terlebih dahulu melarikan diri meninggalkan mobil berisi 14 kotak kardus besar berisi 95.000 bibit lobster. "Saat itu kondisi sangat gelap dan berada di perkebunan sawit sehingga kita kehilangan jejak para pelaku," tambahnya.

Meskipun begitu, menurut Badarudin, jajarannya terus melakukan pengembangan termasuk menyelidiki pemilik mobil tersebut. Dia mengklaim telah mengantongi pemilik mobil jenis Innova hitam itu dan tengah melacak keberadaan pelaku.

Sementara itu, Badarudin menduga bahwa benih lobster itu berasal dari Pulau Jawa. Jambi dan Riau, hanya menjadi wilayah perlintasan penyelundupan benih lobster. Saat ini, benih lobster yang masih dalam keadaan sehat itu akan dilepasliarkan ke Sumatera Barat. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus