Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Perayaan Hardiknas: 54 Dosen Kopertis IX Terima Satya Lancana Karya Satya

Rabu, 02 Mei 2018

Penghargaan Satya Lencana pengabdian kepada para dosen. (Foto:Istimewa)

MAKASSAR-Koordinator Kopertis IX Sulawesi Prof Dr H Jasruddin atas nama Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi memberikan penghargaan sertifikat Satya Lancana Karya Satya pengabdian 10, 20 dan 30 tahun kepada 54 dosen DPK Kopertis IX Sulawesi. Penghargaan diberikan pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei 2018 di halaman kampus UMI Makassar.

Penghargaan Satya Lancana pengabdian 10 tahun diberikan kepada 10 orang, pengabdian 20 tahun untuk 17 orang dan pengabdian 30 tahun diberikan kepada 27 orang dosen. Penghargaan didominasi oleh dosen Universitas Muhammadiyah Makassar.

Selain penghargaan Satya Lancana kepada 54 dosen DPK, Koordinator Kopertis IX juga memberikan bantuan penulisan buku ajar kepada 50 dosen DPK di Kopertis IX Sulawesi. Penerimaan kembali sebanyak 17 dosen yang sudah menyelesaikan studinya serta penyampaian dua guru besar dosen Kopertis IX tahun 2017, yakni Prof Dr Alyas MS (Unismuh Makassar) dan Prof Dr Jayadi MP (UMI Makassar).

Jasruddin pada kesempatan itu memberikan penghargaan tinggi kepada UMI Makassar yang telah berhasil menjadi panitia penyelenggara Hardiknas Kopertis IX Sulawesi 2018. Dimana tema peringatan Hardiknas 2018 tahun ini ‘Membumikan Pendidikan Tinggi, Meninggikan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia 2018’. Menurut Jasruddin, hal ini telah mengisaratkan bahwa perguruan tinggi harus konsen kepada peningkatan dan kualitas alumninya.

“Saya berharap, semua PTS lingkup Kopertis IX Sulawesi memperhatikan apa yang masih kurang atau masih lemah di kampusnya harus terus ditingkatkan kualitasnya,” tukasnya.

Prof Jas panggilan akrab Jasruddin juga mengingatkan, pendidikan jarak jauh harus didukung perguruan tinggi. Karena itu, kegiatan yang memiliki relevansi pengembangan pendidikan jarak jauh  harus terus didukung.

Terkait dengan pemberian penghargaan Satya Lancana bagi dosen bagi Prof Jas, seharusnya tidak perlu di urus. Mestinya dia bisa berjalan otomatis. Karenanya, Prof Jas menginginkan dosen yang memenuhi syarat untuk diberikan penghargaan sesegera mungkin disampaikan ke Kopertis untuk secepat mungkin untuk dilengkapi administrasinya.

Terkait pemberian penghargaan bagi dosen yang menurut Prof Jas seharusnya tanpa harus diurus, itu mendapat tanggapan positif dari sejumlah dosen DPK Kopertis IX Sulawesi.

Misalnya dosen DPK Polimarim Makassar, Dra Andi Syahriati Syahrun M.Si merespon positif apa yang disampaikan Prof Jas, bahwa dosen yang sudah layak mendapatkan penghargaan tidak perlu lagi diurus. Sudah semestinya ada tim khusus yang turun untuk melakukan evaluasi dosen-dosen yang memang layak untuk mendapatkan penghargaan.

Ketua Yayasan  Handayani Dr IT. Supriadi Sahibu S.Kom, MT mengatakan, sebagai dosen DPK  merespon positif  keinginan Koordinator Kopertis IX untuk memberikan penghargaan bagi dosen tanpa harus diurus. 

Karena secara logika yang namannya penghargaan tidak perlu di urus dan ini bisa menjadi pemicu untuk meningkatkan motivasi  dan semangat bagi PNS/DPK untuk meningkatkan karirnya.

Begitu juga dengan dosen DPK UMMA Maros, Dra Fien Pongpalilu Se,M.Pd mengatakan, pemberian penghargaan satya lencana  bagi dosen kopertis tidak perlu diurus atau bermohon, tetapi otomatis seperti halnya kenaikan gaji berkala.(*)




Penulis : Kontributor-Nasrullah
Editor : Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus