Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Percepatan Pembangunan Wilayah Perbatasan, Wabup Natuna Apresiasi Kemenko Kemaritiman

Jumat, 02 Maret 2018

Raker Pemkab Natuna, Kepulauan Anambas dan Kemenko Kemaririman.(Foto: Humas)

NATUNA-Keseriusan pemerintah pusat dalam mewujudkan Nawacita ketiga Presiden Joko Widodo, yaitu mewujudkan prioritas percepatan pembangunan di wilayah perbatasan benar-benar ditunjukkan, di antaranya melalui rapat kerja antara Pemerintah Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas dengan Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman yang merupakan lanjutan dari rapat sebelumnya, di Kantor Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa lalu.

Rapat tersebut dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur, Ridwan Djamaluddin didampingi Asisten Deputi, perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan LIPI. Peserta rapat dari Pemkab Natuna dihadiri oleh Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Erson Gempa Afriandi. Sedangkan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dihadiri oleh Bupati, Abdul Haris dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menyampaikan apresiasi atas perhatian dari Kementerian Koordinasi Kemaritiman atas dukungan realisasi percepatan pembangunan di wilayah perbatasan, khususnya di Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas.

"Saat ini bidang prioritas yang digesa oleh Kabupaten Natuna adalah mewujudkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah," kata Wakil Bupati perempuan di provinsi Kepri itu.

Oleh karenanya, sambung dia, segala rencana program yang sangat diharapkan dapat terealisasi secara prioritas adalah berbagai program terkait konektivitas dan sarana prasarana yang mendukung hal tersebut. Di antaranya pembangunan fasilitas pendukung di berbagai objek wisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah.

Harapan yang sama datang dari Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris. Dia mengatakan, sebagai daerah terdepan, terluar dan terpencil, masyarakat sangat menginginkan terpenuhinya kebutuhan sarana dasar, berupa pembangunan jalan, air bersih, listrik dan telekomunikasi untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata daerah, terutama pada objek wisata Pulau Bawah yang saat ini sedang gencarnya dipromosikan menjadi salah satu tujuan destinasi wisata unggulan.

Menyikapi aspirasi yang disampaikan perwakilan dari kedua Pemerintah Kabupaten tersebut, Ridwan Djamaluddin menerangkan bahwa Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman telah bekerjasama dengan berbagai unsur, baik kementerian maupun lembaga penelitian untuk membuat kajian dan menetapkan realisasi program kerja bagi percepatan pembangunan daerah yang tepat sasaran.

Untuk itu, Ridwan mengharapkan Pemerintah Daerah agar menetapkan titik lokasi yang akan dibangun sesuai kebutuhan. Adapun beberapa program kerja yang akan dibahas dalam rapat lanjutan ini diantaranya adalah rencana pembangunan di Kabupaten Natuna yang meliputi Pelabuhan Pian Penyu, Pelabuhan Selat Lampa dan Biota Endemik Natuna.

Sedangkan untuk Kabupaten Kepulauan Anambas, topik yang dibahas terkait rencana realisasi beberapa program, di antaranya Pembangunan Jalan Nasional 25 Km, Revitalisasi Pelabuhan Terempa dan Letung, SKPT Anambas, Balai Benih Ikan, Sarana Air Bersih, Depo BBM dan Penuntasan Program Listrik Masuk Desa di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Natuna.(r/indra h piliang)


Berita terkait :

    Terkini
    Terpopuler



     
    situs portal berita riau
    fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus