Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Perkantoran Tenayan Raya Jadi Kado Istimewa DR Firdaus MT Sempena HUT Kota Pekanbaru ke 234

Kamis, 26 April 2018

DR Firdaus MT. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Walikota Pekanbaru yang sedang menjalani masa cuti kampanye Pilgubri DR Firdaus MT ternyata memiliki kado istimewa bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Dimana Pemko Pekanbaru akan melaunching perkantoran baru di kawasan Tenayan Raya, 23 Juni 2018 mendatang sempena puncak HUT Pekanbaru ke-234.

Demikian disampaikan DR Firdaus MT disela-sela kampanye dialogis di Pekanbaru, beberapa hari lalu. "Tenayan Raya akan menjadi hadiah istimewa bagi warga Kota Pekanbaru sempena Hari Jadi, Juni 2018 nanti. Kita akan launching peresmian beroperasinya perkantoran di Tenayan Raya," kata Firdaus. 

Disebutkan, beroperasinya perkantoran tersebut bukan sebatas sebagai simbol dari berpindahnya aktivitas pelayanan Pemko Pekanbaru, namun menjadi salah satu bentuk komitmen besar pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik, maksimal bagi masyarakat Pekanbaru, sekaligus memberikan ruang lebih luas dan layak bagi masyarakat dalam beraktivitas. 

Direncanakan, ada beberapa kantor dinas yang juga akan berada di kawasan Tenayan Raya. Saat ini, proses pemindahan masih terus digesa untuk bisa selesai sampai menjelang HUT Pekanbaru ke-234. 

Adapun perkantoran Wali Kota di Jalan Sudirman, menurut Firdaus, tetap akan difungsikan sebagai pusat pelayanan pemerintahan dan rencana beroperasinya role model untuk Mal Pelayanan Kota Pekanbaru. 

"Jadi kantor di Sudirman tetap akan berfungsi dan sekarang sedang dirancang konsepnya sebagai Mal Pelayanan. Ini adalah role model untuk pelayanan publik khususnya yang berkaitan dengan perizinan dan ini akan menjadi fasilitas pelayanan terbaik, tercepat dan satu pintu di Kota Pekanbaru, bahkan di Indonesia, Insha Allah...," kata Firdaus. 

Sampai hari ini, memang masih banyak yang bertanya tentang mengapa pemerintah membangun perkantoran di Tenayan Raya. "Jawabnya adalah pemerintah tidak hanya berpikir dan berbuaat untuk apa yang ada saat ini saja, namun juga harus mempertimbangkan terselenggaranya pembangunan dalam jangka waktu jauh ke depan," ungkap Firdaus. 

Perkantoran tersebut dibangun sarat pertimbangan, salah satunya redistribusi konsentrasi penduduk dari satu kawasan ke kawasan lain yang berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan di kemudian hari.

Pemko Pekanbaru, menurut Firdaus, sangat peka dengan persoalan yang terjadi sekarang. Pertumbuhan Pekanbaru berjalan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk yang demikian pesat berimplikasi pada semakin terbatasnya kawasan pemukiman. 

Pemerintah harus menyediakan ruang yang layak untuk itu. Karena kepadatan penduduk berpotensi untuk menyebabkan semakin terbatasnya ruang terbuka dan kawasan pemukiman. Kepadatan penduduk juga berpotensi menyebabkan terjadinya kemacetan arus lalu lintas sebagaimana yang acap terjadi dewasa ini, termasuk potensi terjadinya banjir akibat ruang terbuka yang harusnya menjadi penampung curah hujan beralih fungsi menjadi gedung dan pemukiman penduduk. 

Karena itulah, menurut Firdaus, pembangunan kawasan perkantoran pemerintah kota Pekanbaru di Tenayan Raya juga sangat berkaitan erat dengan upaya memberikan ruang hidup dan beraktivitas yang lebih layak kepada warga kota. 

Memang untuk semua itu Pemko mengeluarkan biaya yang cukup besar. Namun semua adalah solusi atas persoalan yang dihadapi saat ini bahkan hingga 20 atau 30 tahun ke depan. Tugas pemerintah tidak hanya menuntaskan pekerjaan apa yang ada di depan mata, tapi juga mencarikan solusi jangka panjang untuk permasalahan yang muncul saat ini dan ke depannya. 

Begitupun, Pemko Pekanbaru sudah menyediakan ruang yang cukup luas untuk pemanfaatan kawasan di sekitaran Tenayan Raya. 

Firdaus sangat optimis, pengembangan kawasan Tenayan akan membuka akses ke daerah-daerah di sekitarnya untuk juga ikut tumbuh dan berkembang sebagai kawasan metropolitan baru di sekitar Kota Pekanbaru. "Konsep itu yang kita namanya Metropolitan PEKANSIKAWAN. Konsep pengembangan kawasan yang akan saling bersinergi antara satu kawasan yang meliputi wilayah Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan,'' tukasnya. (rilis)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus