Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Perokok Juga Pengguna Vape Bisa Memiliki Risiko Stroke Berlipat Ganda

Jumat, 10 Januari 2020

Ilustrasi Wanita Mengisap Vape. (Foto:iStockphoto)

PEKANBARU-Merokok merupakan salah satu kebiasaan buruk yang banyak dilakukan. Sejumlah masalah kesehatan bisa timbul dari kebiasaan merokok yang kamu lakukan ini. Dampak buruk kesehatan juga dapat diperoleh oleh orang yang menggunakan rokok elektronik atau vape.

Ketika seseorang menggunakan dua jenis rokok ini secara bersamaan atau bergantian, bahaya kesehatan yang muncul juga bisa lebih berlipat. Dilansir dari Her, sebuah penelitian terbaru mengungkap mengenai temuan ini. 

Diketahui, seorang perokok yang juga menggunakan vape memiliki peluang dua kali lebih besar mengalami stroke. Penelitian dilakukan di George Mason University, Virginia. Dimana konsumsi rokok bersamaan dengan vape secara rutin bisa meningkatkan risiko penyakit yang berhubungan dengan rokok.

Peneliti mengetahui, peluang penyakit cerebrovaskular seperti stroke. peluang stroke bagi perokok berada pada angka 1.59, sedangkan pada seseorang yang merokok dan menggunakan rokok elektrik, angkanya berada pada 2.91.

"Sudah lama diketahui bahwa merokok merupakan faktor risiko paling signifikan terhadap stroke," terang peneliti Dr. Tarang Parekh.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa perokok usia muda yang juga menggunakan rokok elektrik berada dalam risiko yang jauh lebih besar. Hal ini juga menjadi pesan bagi perokok muda yang menganggap rokok elektrik tidak berbahaya dan alternatif yang aman. Kami mulai memahami bahwa dampak kesehatan dari penggunaan rokok elektrik bersama rokok konvensional tidaklah baik," sambungnya.

Sebelumnya, penelitian di Belfast menunjukkan bahwa menggunakan vape memiliki efek yang sama terhadap bakteri paru-paru seperti rokok. Penelitian tersebut bahwa efek yang muncul dari kedua hal tersebut hanya memiliki perbedaan yang kecil.

Baik rokok dan vape diketahui berujung perubahan pada bakteri yang bisa menyebabkan masalah. Hal ini termasuk kondisi seperti bronkitis, asma dan emfisema. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Merdeka.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus