Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Sport

Persib Enggan Pesimistis, Sebab Masih Dihantui Rekor Buruk Bermain di Padang

Kamis, 11 Mei 2017

Persib Bandung latihan jelang hadapi Semen Padang. (Foto:Antara)

BANDUNG-Persib Bandung akan memainkan laga mengjadapi Semen Padang pada pertandingan keenamnya di Liga 1 Indonesia 2017. Laga akan berlangsung di markas Semen Padang Stadion H. Agus Salim, Sabtu (13/5/2017) lusa. Hasil positif tentu ingin diusung pasukan Maung Bandung dalam lawatannya itu. 

Tiga kemenangan beruntun menjadi modal berharga Persib untuk meraih poin maksimal di Padang. Kendati demikian, Persib dihantui rekor buruk bila bermain di Ibu Kota Sumatera Barat itu. 

Musim lalu saja di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, gawang Persib diberondong empat gol oleh Semen padang. Tentu, kekalahan tersebut tidak akan bisa dilupakan Atep dan kawan-kawan. 
Lihat juga:Taklukkan Arema, PSM Geser Persib di Puncak Klasemen

Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman mengakui hasil yang diraih timnya musim lalu di Agus Salim memang masih terbayang. Dikatakannya, kekalahan tersebut memang cukup menyakitkan bagi timnya. "Tapi, tidak membuat kami pesimistis. Saya mengenyampingkan catatan yang sudah lewat. Saya memandang pertandingan yang akan datang saja," ungkapnya.

"Meski begitu, hasil musim lalu juga harus jadi pelajaran bagi kami. Saya ingat faktor kami kalah telak di Padang musim lalu, dan itu tidak boleh terulang," ulasnya dikutip fokusriau.com dari cnnindonesia.com. 

Pria yang akrab disapa Djanur itu menambahkan, meski menargetkan untuk meraih kemenangan, timnya juga patut waspada. Sebab Kabau Sirah memiliki pemain-pemain berbahaya seperti Riko Simanjuntak dan Irsyad Maulana yang berpotensi menebar ancaman untuk pertahanan timnya. 

"Kami pasti semaksimal mungkin akan berjuang. Kami tahu itu, Irsyad dan Riko adalah pemain berbahaya, jadi kami antisipasi juga mereka. Meski keduanya main di sayap, mereka punya mobilitas yang baik (tak hanya di sisi sayap)," tukasnya. (zulfiar trisananda)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus