Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Pertama di Riau, Tahun Depan Disdik Pekanbaru Terapkan Muatan Lokal BMR

Kamis, 16 November 2017

Drs. Firdaus. (Foto: Andi Affandi/FokusRiau.Com)

PEKANBARU-Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru tahun 2018 siap menerapkan Budaya Melayu Riau (BMR), sebagai materi mata pelajaran muatan lokal untuk tingkat pendidikan dasar. Saat ini persiapan yang dilakukan sudah cukup matang.

Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Jamal, M.Pd melalui Kasi SD Disdik Pekanbaru Drs. Firdaus kepada fokusriau.com menyampaikan, Disdik Pekanbaru bersama Lembaga Adat Melayu Riau tengah mempersiapkan buku pedoman guru dan buku siswa mata pelajaran BMR.

"Kita terus koordinasi dan diskusi dengan pihak LAM Riau, baik itu untuk penyusunan buku serta hal-hal yang berkaitan dengan materi BMR. Tahun 2018 mendatang kita sudah menerapkan BMR ini dalam mata pelajaran muatan lokal," ujar Firdaus.

Sebelumnya, dalam mata pelajaran Muatan Lokal, materi yang diajarkan hanya tulisan arab Melayu. Sedangkan BMR mencakup seluruh aspek Melayu. Sedangkan tulisan arab Melayu sendiri merupakan bagian dari BMR. 

Disdik Pekanbaru sendiri sudah menyiapkan materi ajar, mulai dari kelas I sampai VI. "Materi dalam buku pedoman guru dan buku siswa, itu disusun oleh LAM Riau," tambah Firdaus.

Di daerah lain seperti di Jawa Barat, di provinsi ini sudah lama menerapkan budaya lokal Sunda dalam mata pelajaran muatan lokal. Sedangkan di Riau, selama ini hanya terfokus pada tulisan arab Melayu.

Budaya Melayu Riau, sebut Firdaus sangat penting sekali untuk diterapkan di tingkat dasar. Jika tidak, maka budaya ini akan hilang tergerus oleh budaya asing yang masuk. Sekolah-sekolah di Pekanbaru saat sudah diminta untuk menyusun jadwal muatan lokal BMR untuk diterapkan tahun depan. Terhadap para guru  juga sudah dilakukan sosialisasi dan arahan serta penguatan mata pelajaran BMR yang diajarkan nanti. 

Di Riau, Kota Pekanbaru merupakan yang pertama menerapkan BMR. Disdik berharap agar BMR ini nantinya tidak hanya sebatas pengenalan saja kepada para murid, namun agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus