Situs Portal Berita Riau
bintang florist
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus EkbisPerusahaan Tekan Harga, Petani Sawit Koperasi Menjerit

Rabu, 09 Januari 2013 - 09:42:47 WIB
Perusahaan Tekan Harga, Petani Sawit Koperasi Menjerit PEKANBARU-Puluhan petani perkebunan sawit di dua koperasi, yakni Koperasi Kampar dan koperasi di Desa Rumbio mengeluhkan ketentuan harga tandan buah segar yang ditetapkan oleh PT. Tasma Puja. Sebab, harga tersebut jauh dibanding dengan harga yang ditetapkan oleh tim penetapan harga Dinas Perkebunan Riau.

Perusahaan perkebunan sawit PT. Tasma Puja tersebut, merupakan bapak angkat kedua koperasi tersebut dinilai petani seenaknya meletakan harga. Akibatnya, petani mengalami kerugian cukup besar sejak beberapa minggu terakhir. Koperasi Kampar terdiri dari lima kelompok dengan jumlah pemilik 150 orang kepala keluarga dengan luas lahan keseluruhan mencapai 300 hektare.

Sementara Koperasi Rumbio terdiri dari 10 kelompok dengan 300 kepala keluarga pemilik lahan dan luas lahan 600 hektare. Salah seorang petani mengatakan, dari struk pembelian sawit yang diterima petani, untuk umur sawit 10 tahun, perusahaan menetapkan harga tidak sesuai dengan harga ketetapan Dinas Perkebunan Riau sebesar Rp1.050 per kilogram.

Sementara harga sawit yang ditetapkan Tim Penetapan Harga Dinas Perkebunan periode Januari 2013, untuk sawit usia 10 tahun sebesar Rp1.308 per kilogram. "Ada selisih Rp258 per kilogram dibanding harga yang ditetapkan Disbun. Kalau dihitung berapa kerugian petani bila satu hektare saja untuk sawit yang sudah berumur 10 tahun bisa menghasilkan 3 - 4 ton," kata salah seorang petani yang enggan disebutkan namanya, Selasa (8/1). Karena itu, dalam waktu dekat para petani sawit di Kampar akan berunjuk rasa menuntut perusahaan yang meletakkan harga tidak sesuai dengan harga tim penetapan harga Disbun Riau.

Mengalami Kenaikan
Di sisi lain, harga sawit periode II (9-15 Januari 2013) mengalami kenaikan sebesar Rp 44,38 per kilogram untuk umur 10 tahun ke atas. Sekretaris Tim Penetapan HTBS Kelapa Sawit Provinsi Riau, Rina Rosdiana, mengatakan, untuk sawit umur 10 tahun ditetapkan sebesar Rp1.353,37 per kilogra. Periode sebelumnya hanya Rp1.308,98 per kilogram.

Sementara untuk sawit umur 3 tahun Rp968,09 per kilogram, padahal sebelumnya Rp936,23 per kilogram dan untuk sawit umur 4 tahun ditetapkan Rp1.082,14 per kilogram atau naik dari harga sebelumnya Rp1.046,71 per kilogram.

Sementara untuk sawit umur 5 tahun ditetapkan Rp1.158,42 per kilogram atau naik dari harga sebelumnya yang hanya Rp1.120,57 per kilogram. Sementara untuk sawit umur 6 tahun ditetapkan Rp1.191,52 per kilogram sebelumnya Rp1.152,42 per kilogram. Selanjutnya untuk sawit umur 7 tahun ditetapkan Rp1.237,29 per kilogram atau naik dari sebelumnya Rp1.196,74 per kilogram.

Kemudian untuk sawit umur 8 tahun harga yang ditetapkan Rp1.275,79 per kilogram atau naik dari harga sebelumnya Rp1.233,97per kilogram serta sawit umur 9 tahun ditetapkan Rp1.316,16 per kilogram atau naik dari periode sebelumnya Rp1.272,90 per kilogram. (rip/uji)
Perusahaan Tekan Harga, Petani Sawit Koperasi Menjerit



Berita terkait :


Terkini
Terpopuler




 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus