Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

PGRI Kawal Pemerintah Tentang Rencana Pengangkatan 250.000 Guru Honorer

Minggu, 04 Februari 2018

Ketua PGRI Pusat dan Mendiknas. (Foto: Istimewa)

BATAM-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) akan terus mengawal rencana pemerintah mengangkat 250.000 guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), demi meningkatkan kesejahteraan para guru. 

"Kami mendengar 250.000 (pengangkatan menjadi ASN) untuk guru, maka kita akan kawal. PGRI paling aktif bicara di setiap kabupaten dan kota," kata Ketua PGRI Unifah Rosyidi dalam Konferensi Kerja Nasional ke V PGRI tahun 2018 di Hotel Pasific Palace, Sei Jodoh, Batam, kemarin.

Dikatakan, pengangkatan guru menjadi ASN tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan guru, melainkan juga dapat meningkatkan mutu guru yang selanjutnya meningkatkan mutu pendidikan. Bila menjadi ASN maka guru dapat mengikuti sertifikasi yang diselenggarakan pemerintah.

"Mengangkat itu misalnya dibayar pakai APBD, boleh. Dengan begitu, kemungkinan bisa ikut serifikasi. Mereka punya kesempatan juga," ujarnya sebagaimana dikutip FokusRiau.Com dari antara.

Sebenarnya, berdasarkan UU Guru dan Dosen, pemerintah daerah bisa mengangkat guru, bila suatu daerah kekurangan guru. Aturan yang membatasi pemerintah daerah melakukan rekrutmen secara umum, semestinya tidak berlaku pada guru, karena mengacu pada UU Guru dan Dosen. "Boleh diangkat jika terjadi kekurangan guru," ungkapnya.

Dinyatakan, berdasarkan data pemerintah, Indonesia kekurangan ratusan ribu guru dan semuanya itu diisi oleh tenaga honorer.

Unifah bercerita, dirinya pernah melakukan pelatihan guru di Nusa Tenggara, dalam satu sekolah di sana, hanya satu orang yang ASN, yaitu kepala sekolah, sedangkan tenaga pendidik lainnya adalah honorer.

"Guru honor itu dibayar pakai BOS (Biaya Operasional Sekolah), hanya 15 persen. Kita bicara mutu, kualitas, tapi kondisi kekurangan guru memprihatinkan," tukasnya. (indra h piliang)


Berita terkait :

    Terkini
    Terpopuler



     
    situs portal berita riau
    fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus