Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Politik

Pilkada Inhil: Ribuan Pendukung Saksikan Deklarasi Pasangan Wardan-Syamsuddin Uti

Selasa, 09 Januari 2018

HM Wardan-Syamsudin Uti menerima SK dukungan dari partai. (Foto:Zamri/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HILIR-Calon Bupati Petahana HM Wardan bersama pasangannya Syamsuddin Uti (SU), Selasa (9/1/2018) siang menggelar deklarasi di Gedung Puri Cendana, Tembilahan. Pasangan ini diusung empat partai, yakni Golkar, Demokrat, PAN dan PKS.

Dalam pidato politiknya, HM Wardan merasa begitu istimewa, karena dapat didampingi salah seorang tokoh masyarakat ternama, pelaku bisnis sukses dan politisi senior, yakni Syamsuddin Uti.

"Periode lalu, kami berlayar dengan perahu berbeda. Meski memiliki tujuan yang sama. Namun kini, kami berada dalam satu perahu untuk mencapai tujuan mensejahterakan seluruh masyarakat Inhil. Ini sebuah kebanggaan bagi Saya," ungkap Wardan dihadapan ribuan relawan, simpatisan dan kader partai pengusung.

Dalam koalisi pemenangan Wardan-SU, sang petahana mengklaim telah mengantongi 17 kursi dari total 45 kursi di DPRD Inhil sebagai prasyarat pencalonan dengan ambang batas minimum parlemen sebesar 20 persen. Artinya, pasangan Wardan-SU telah memiliki dukungan sekitar 38 persen.

"Terima kasih saya ucapkan atas dukungan yang diberikan. Kursi yang ada di DPRD telah memenuhi persyaratan minimal pencalonan Saya di Periode kedua ini," ucap Wardan.

Perbedaan yang pernah terjadi di Pilkada periode lalu, menurut Wardan, tidak akan menjadi penghalang. Namun perbedaan tersebut, dianalogikannya menjadi 'mesin' untuk menambah laju menggapai kesuksesan.

"(Perbedaan, red) ini akan kita satukan. Dengan begitu, perahu akan berlayar lebih laju untuk menggapai tujuan, yakni kemenangan. Ini dikarenakan kedua belah pohak yang kini bersatu memiliki 'mesin perahu' yang hebat," ujar Wardan.

Terjalinnya koalisi Wardan-SU, menurut Ketua DPD II Partai Golkar Inhil ini telah melalui sejumlah tahapan dan proses yang sangat panjang. "Dari komunikasi yang saya bangun dengan Kakanda SU, akhirnya beliau dengan tulus berlapang dada untuk mendampingi saya dalam Pilkada yang segera berlangsung," ujar Wardan menceritakan sepenggal kisah jalinan politik antara Dirinya dengan pasangannya Syamsuddin Uti.

Kedua orang yang pernah saling bersaing untuk menjadi 'Inhil 1' beberapa tahun silam. Diungkapkan, dirinya bersepakat untuk melebur menjadi satu dan tidak mengedepankan kekuasaan sebagai nikmat. "Nikmat yang ada itu adalah limpahan ide pada saat saya menjabat. Ke depan, hal inilah yang juga akan kita kedepankan. Ide, gagasan yang diberikan akan mengisi waktu-waktu kami kedepannya jika diamanahkan kembali memimpin Inhil," ulas Wardan.

Dirinya dan Syamsuddin Uti akan tetap pada komitmen pembangunan untuk mencapai tujuan mensejahterakan rakyat, bergerak bersama rakyat menggapai kejayaan Bumi Sri Gemilang, Kabupaten Inhil.

Setelah deklarasi, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Inhil periode 2018-2023 diarak ribuan relawan, simpatisan dan kader partai pengusung menuju KPUD Kabupaten Inhil untuk mendaftarkan diri.

Sampai di KPUD, sekitar pukul 16.45 wib, pendaftaran pasangan calon telah ditutup. Karena sesuai ketentuan, pelayanan pendaftaran pada hari pertama dan kedua hanya dari pukul 08.00 Wib sampai dengan 16.00 Wib, kecuali hari terakhir sampai pukul 00.00 Wib, sehingga pendaftaran akan dilanjutkan besok pagi. (zamri)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus