Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pemkab Rohul

Pimpin Apel Ramadniya Siak 2017, Bupati Suparman Musnahkan Miras & Mercon

Senin, 19 Juni 2017

Bupati Suparman memusnahkan miras dan mercon. (Foto:Humas/FokusRiau.Com)

PASIR PANGARAIAN-Bupati Suparman memimpin apel pasukan Ramadniya Siak 2017 di Taman Kota Pasirpangaraian, Senin (19/6/2017). Apel Ramadniya mengusung tema Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Dalam Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Apel juga dihadiri Kapolres AKBP Yusup Rahmanto SIk, MH, Dandim 303 KPR diwakili Danramil 02 Rambah Kapten Arm Alza Septendi, Kajari Freddy Daniel Simanjuntak, Kepala PN Pasirpangaraian Sarudi, Kepala Lapas Klas II B Pasirpangaraian Muhammad Lukman dan sejumlah pejabat lainnya.

‎Pada kesempatan itu, Suparman meminta petugas fokus melakukan patroli gabungan ke titik rawan kejahatan konvensial dan titik keramaian. Karena banyak jalan lintas di Rohul, seperti dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan perbatasan dengan kabupaten/ kota di Riau yang dinilai rawan.‎

Suparman juga mengimbau pemudik untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas selama di perjalanan. "Jika lelah sebaiknya istirahat, jangan dipaksakan," imbaunya.

Sementara itu, ‎Kapolres AKBP Yusup Rahmanto mengaku sudah membangun empat Pos Pengamanan Mudik Lebaran, yakni Pos Kabun, Pos Simpang Tri Brata Tandun, Pos Pasirpangaraian, dan Pos Dalu-Dalu Kecamatan Tambusai. "Sesuai instruksi Kapolri, seluruh personel tidak ada libur. Semua anggota Polres Rohul tetap dilibatkan dalam Ops Ramadniya Siak 2017," ujar AKBP Yusup.

Untuk pemudik, Kapolres mengimbau agar mentaati peraturan berlalulintas dan melengkapi surat-surat dan kelengkapan kendaraan. Pemudik juga diimbau beristirahat jika sudah mulai lelah di perjalanan.

Musnahkan barang bukti
Setelah apel, kegiatan dilanjutkan‎ dengan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) tahap II TMT 15 Mei 2017-18 Juni 2017, terdiri dari 1.224 botol miras‎, makanan dan minuman kadaluarsa, barang tanpa cukai dan tanpa izin BPOM sebanyak 569 bungkus dan 9.930 petasan atau mercon. (adv/hms) 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus