Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Plt Bupati Siak Alfedri Hadiri Jakarta Food Security Summit ke-4

Kamis, 08 Maret 2018

Plt Bupati Siak Alfedri saat menghadiri JFSS ke-4 di Jakarta. (Foto: Humas/FokusRiau.Com)

JAKARTA-Plt Bupati Siak H. Alfedri menghadiri Jakarta Food Security Summit ke 4 (JFSS -4). Kegiatan yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Kamis (8/3/2018) mengangkat tema “Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan Melalui Kebijakan dan Kemitraan”. 

Acara yang dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla ini sejak awal dimaksudkan sebagai wadah di mana sektor swasta bersama pemerintah, organisasi masyarakat sipil, badan internasional, kalangan akademik dan tentunya para petani, dapat bersinergi meningkatkan produktivitas pangan nasional. Ini beriringan dengan meningkatkan kesejahteraan para petani sekaligus praktik pertanian yang semakin efesien dan ramah lingkungan. 

Di sela acara, Alfedri menyampaikan, kegiatan ini sebagai perwujudan ketahanan pangan nasional yang dilakukan KADIN (Kamar Dagang Industri) melalui Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan, Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan, serta Bidang Kelautan dan Perikanan.

KADIN sendiri menyatakan komitmen mendukung peningkatan produktivitas sektor pangan sekaligus mensejahterakan para petani selaku aktor utama dalam mencapai ketahanan pangan nasional. 

JFFS tahun ini memasuki penyelenggaraan yang keempat, di mana guna menyelaraskan upaya lintas pemangku kepentingan dalam meningkatkan produksi, nilai tambah serta daya saing komoditas pangan nasional yang telah dilakukan dalam gelaran sebelumnya ke skala yang Iebih besar dan menyeluruh hingga ke daerah bisa lebih baik lagi.

"Apalagi itu juga menyangkut produksi pangan seperti yang kita lakukan terhadap peningkatan pangan di Kabupaten Siak,” terang Alfedri. 

Dukungan pendanaan berkesinambungan dijembatani melalui penerapan skema inovasi pembiayaan yang membuka akses bagi para petani, peternak dan nelayan guna mendapatkan pemodalan, baik dari perbankan maupun lembaga keuangan non bank. 

Upaya tersebut membutuhkan hadirnya lembaga yang mampu menjalankan peran selaku pendamping dalam pengelolaan produksi dan distribusi hasil pangan, berikut pelaksana penyaluran pembiayaan. "Seperti yang telah dijelaskan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika membuka acara tadi," tutup Alfedri. (rilis)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus