Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Polda Riau Tetapkan Enam Tersangka dalam Kasus Karhutla di Riau

Selasa, 29 Mei 2018

Satgas Karhutla memadamkan kebakaran lahan di Riau beberapa waktu lalu. (Foto:Okezone)

PEKANBARU-Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menetapkan enam tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Riau. Enam tersangka itu merupakan hasil pengembangan dari beberapa wilayah yang terdapat karhutla. 

Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Pol Gidion Arif Setiawan mengatakan, ada enam tersangka yang kasusnya berlanjut ke tahap penyidikan sepanjang 2018. 

"Tersangka berasal dari laporan kasus karhutla di beberapa wilayah, seperti Polres Pelalawan satu kasus, Polres Dumai dua kasus, Polres Rohul, Polres Bengkalis dan Kampar masing-masing satu kasus. Sedangkan untuk Polres Inhil saat ini melaporkan satu kasus, namun masih dalam tahap lidik," kata Kombes Gidion, Selasa (29/5/2018) di Pekanbaru. 

Dari beberapa daerah tersebut sudah ditetapkan enam tersangka, yakni Polres Dumai dua orang, Polres Pelalawan, Rohul, Bengkalis dan Kampar masing-masing satu orang. Sedangkan khusus korporasi atau perusahaan masih belum ada yang menjadi tersangka tahun ini. 

Selain itu, dibandingkan tahun 2017 kasus karhutla mengalami penurunan. Dimana tahun lalu tercatat sekitar 21 kasus karhutla. Di antaranya pada bagian Ditreserse Krimsus Polda Riau satu  kasus, Polres Siak satu kasus, Polres Inhu dua kasus, Polres Meranti satu kasus, Polres Bengkalis satu kasus, Polres Rohil satu kasus, Polres Rohul dua kasus tahap 1 dan 2 kasus berkas lengkap.

Untuk Polres Kampar mencatat satu kasus, Polres Pelalawan dua kasus dalam status lidik, satu kasus tahap 1 dan 1 kasus P21. Kemudian Polres Inhil ada satu kasus tahap 1 dan Polres Bengkalis ada satu kasus tahap P21. 

Sepanjang 2017 terdapat 14 kasus dengan status berkas lengkap, empat kasus tahap 1 dan tiga kasus yang masih dalam status lidik. Sementara dari kasus ini terjaring 20 orang tersangka. Untuk perusahaan yang terlibat kasus karhutla tidak ada ditemukan. 

"Saat ini daerah yang masih rawan terjadi karhutla adalah Bengkalis, Dumai dan Meranti. Untuk itu, Satgas Karhutla harus terus bersinergi baik dari tim darat, udara bahkan masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi karhutla," tukasnya. (*)

 
 
 
Editor: Boy Surya Hamta 
Sumber: Riauterkini


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:57:13 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:51 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:50 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus