Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Polisi Razia, Ratusan Pembalap Liar tak Berkutik

Senin, 06 Agustus 2012


PEKANBARU-Ratusan remaja tanggung dari berbagai kelompok bermotor yang biasa melakukan balapan liar di empat lokasi berbeda, yakni Jalan Achmad Yani, Diponegoro, Simpang Tiga dekat Purna MTQ, Tugu Selendang dan Kecamatan Payung Sekaki, Sabtu (4/8) dibuat tak berkutik. 

Para pembalab jalanan ini tak bisa melarikan diri, karena semua akses jalan telah ditutup jajaran Polresta Pekanbaru yang menggelar operasi gabungan bersama semua polsek terkait. Operasi besar-besaran tersebut dilaksanakan untuk memberantas aksi pembalap liar dan anggota geng motor yang semakin merajalela di Kota Pekanbaru. Operasi kali ini, digelar lebih cepat dari hari biasa dan berhasil mengamankan sekitar 200 unit sepeda motor.

Operasi kali ini memang berbeda dari operasi biasanya. Jika razia sebelumnya digelar di atas pukul 00.00 WIB, kali ini dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB. Pembalap liar dan anggota geng motor yang tidak mengira akan di razia secepat itu sempat dibuat kocar kacir. Meski begitu, ratusan sepeda motor dan beberapa mobil ditilang dan diamankan.

Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan, razia digelar bersamaan di empat lokasi berbeda. Mayoritas mereka yang terjaring razia kebanyakan remaja tanggung dan belum mempunyai surat izin mengemudi (SIM). Beberapa kesalahan pemilik kendaraan yang diamankan polisi seperti, tidak mengenakan helm, kenalpot cempreng dan sepeda motor trondol.

Puluhan remaja yang terjaring inipun tidak bisa berkutik dan harus pasrah, ketika satu persatu kendaraan mereka dimasukkan dalam truk dan dibawa ke Mapolresta Pekanbaru. "Saya diajak kawan-kawan tadi duduk di sini. Tidak tahu kalau akan dirazia," kata Alex, salah seorang pengendara yang terjaring razia di Jalan Diponegoro.

Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar didampingi Kasat Lantas, Kompol M Mustofa melalui Wakasat AKP Nurhadi kepada wartawan mengatakan, razia dengan sasaran mengantisipasi pencurian dengan pemberatan, curanmor, curas, senjata tajam dan narkotika. "Razia dilakukan di empat titik. Dari Razia, kita berhasil mengamankan ratusan sepeda motor," ujar Nurhadi, kemarin.

Dikatakan, razia diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara. Dari ratusan motor yang terjaring, umumnya pengendara tidak memakai helm. Begitu juga dengan kelengkapan lain, seperti kaca spion. "Bahkan, pada razia tersebut, ditemukan seorang wanita mencoba melempar pil ekstasi keluar dari mobil Innova yang dikendarainya. Namun aksi itu diketahui petugas yang melakukan pemeriksaan. Langsung saat itu dilakukan pemeriksaan. Usai digeledah, wanita ini dibawa ke Mapolsek Limapuluh untuk di proses lebih lanjut," tukasnya. (ans)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus