Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Bayi di Perumahan Klantan PT RAPP Estate Mandau

Jumat, 23 Maret 2018

Pelaku memperagakan kejadian pembunuhan tersebut. (Foto:Satria Donald/FokusRiau.Com)

SIAK-Polsek Sungai Mandau melakukan reka ulang atau rekontruksi kasus pembunuhan bayi dengan tersangka AD dan SG di Perumahan Klantan PT RAPP Estate Mandau, Kamis kemarin. Kejadian tersebut sempat menggeggerkan masyarakat, sebab dinilai kejam.

Kapolres Siak AKBP Barliansyah SIK mengatakan, rekontruksi berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB. "Rekontruksi tersebut dilaksanakan untuk melengkapi berkas perkara penyidikan," ungkapnya.

Reka ulang dihadiri Kapolsek Sei Mandau Iptu Alchusori, Tiyan Andesta SH, MH sebagai Jaksa Fungsional, kemudian Brigadir Syafriandi Sianturi dari Satreskrim, Brigadir Ade Rahman dari bagian Identifikasi, Aiptu Nopriadi PS sebagai Kanit IK Polsek Sei Mandau, Aipda Jekson PS sebagai Kanit Reskrim Polsek Sei Mandau dan Ruslan Harahap sebagai Humas PT RAPP.

"Sekitar 35 adegan, mulai dari tersangka SG merasa sakit pinggang dan masuk kamar, kemudian berjongkok dan langsung melahirkan bayi dalam kamar. Bayi itu lalu ditutup dengan celananya. Tersangka menekan bagian mulut dan muka bayi tersebut, kemudian pelaku AD mengambil bayi tersebut dan memasukannya ke dalam ember hitam lalu pergi ke arah belakang kebun Akasia. Dia kemudian menggali tanah membuat lubang untuk menguburkan bayi malam tersebut," urai Barliansyah.

Adegan dalam pelaksanaan rekonsruksi tersebut sesuai dengan hasil dalam berita acara pemeriksaan kedua tersangka. Sekitar pukul 15.30 WIB, proses rekonsruksi selesai dilaksanakan.

Sebagai informasin, bayi malang tersebut diduga merupakan hasil hubungan gelap kedua tersangka. Sang bayi dibunuh karena takut ketahuan orangtua dan masyarakat sekitar atas perbuatan bejad mereka. (satria donald)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus