Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Polisi Ringkus Pencuri dan Penadah Minyak Mentah Chevron

Rabu, 24 April 2013


DUMAI-Satuan Reskrim Polres Dumai, mengamankan tersangka pelaku dan penadah pencurian minyak mentah milik Chevron. Kedua tersangka diketahui berinisial MS (35) dan YP (40). Sebelumnya, aksi tersangka MS membobol pipa minyak diketahui Security Chevron yang melihat gerak-gerik pelaku mencurigakan dan langsung melakukan pemeriksaan.

Setelah diperiksa, MS kedapatan membawa minyak mentah milik Chevron. Melihat kejadian itu, security langsung mengamankan dan menyerahkannya ke Polres Dumai. Polisi kemudian melakukan penyidikan untuk pengembangan kasus tersebut. Dari hasil penyidikan diketahui, minyak mentah tersebut akan dibawa kepada salah satu penadah di Bagan Besar, Kelurahan Bukit Kapur berinisial YP.

Mendapati informasi tersebut, polisi langsung bergerak ke rumah YP sesuai petunjuk yang diberikan MS. Begitu di lokasi, petugas mengamankan satu unit truk tangki colt diesel dengan nopol BK 1058 AL bermuatan 6 ton minyak mentah. Menurut keterangan MS, minyak mentah tersebut diperoleh dari sisa-sisa hasil olah produksi kilang dan dikumpulkannya. “Minyak itu minyak oli sisa-sisa yang saya kumpulkan,” katanya kepada wartawan, Rabu (24/4).
 
Sementara Kepala Satuan Reskrim, AKP Bayu Wicaksono mengatakan, kedua pelaku diamankan pada waktu dan tempat berbeda. MS diamankan, Sabtu (20/4) pukul 02.30 WIB dini hari dan YP pukul 10.30 WIB pagi. “Kita telah mengamankan kedua pelaku. Dimana MS sebagai pelaku utama yang membawa minyak mentah dan mengantar hasil curiannya ke tempat YP. Namun belum sempat diantar, kita sudah menangkapnya. Sedangkan YP adalah penadah minyak hasil curian tersebut,” katanya.
 
Ditambahkan, dengan diamankannya kedua pelaku pencurian itu kepolisian masih terus melakukan pengembangan kasus. Karena diduga ada keterlibatan pihak lain dalam pencurian minyak mentah tersebut. "Tidak menutup kemungkinan tersangka adalah pelaku pembobolan pipa Chevron yang selama ini beraksi di sejumlah kawasan di Kota Dumai. Selanjutnya kita akan melakukan olah TKP dan sekarang kita sudah menyegel lokasi penadah minyak curian PT Yohanes tersebut,” tukasnya.
 
Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP Junto 304 pencurian dan pertolongan jahan dengan ancaman 5 tahun kurungan. “MS sebelumnya menjadi Daftar Pencarian Orang Polres Dumai selama tujuh bulan untuk kasus yang sama. Dengan tertangkapnya MS, kita akan mengungkap dua perkara sekaligus,” tukasnya. (dik)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus