Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Polisi Sikat Geng Motor Pekanbaru, Apa Saja Yang Ditangkap ??

Senin, 30 Juli 2012


PEKANBARU-Aksi kelompok bermotor yang biasa kebut-kebutan di sejumlah lokasi dan meresahkan warga, Sabtu (28/7) malam, dibubarkan paksa jajaran kepolisian dari Polresta Pekanbaru. Saat petugas datang, ratusan anggota geng motor tersebut berhamburan kocar-kacir. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan 105 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat dan trondol serta lima orang pemuda membawa senjata tajam.

Polresta Pekanbaru memang menggelar operasi besar-besaran di 11 titik rawan balapan liar di Kota Pekanbaru, untuk memberantas kegiatan geng motor yang selama ini meresahkan masyarakat. Bahkan, dalam operasinya melibatkan seluruh jajaran Polsek. Operasi dimulai pukul 23.00 WIB sampai pukul 02.00 WIB Minggu dini hari. 

Pantuan di lapangan menyebutkan, anggota polisi yang diturunkan dibagi
dalam beberapa tim. Setelah menerima arahan langsung dari Kapolresta Pekanbaru, Kombespol Drs R Adang Ginanjar, anggota langsung menyebar sesuai lokasi yang ditentukan. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran malam itu adalah tempat-tempat yang biasa dijadikan arena mangkal dan kebut-kebutan geng motor. Di antaranya, Jalan Tuanku Tambusai, depan Terminal AKAP, Jalan Jenderal Sudirman tepatnya dekat Purna MTQ, Jalan Diponegoro tak jauh dari taman Kota dan beberapa lokasi lainnya.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan lima orang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau lipat dan melawan petugas. Mereka kemudian digelandang ke dalam truk dan dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam razia tersebut, petugas turun menggunakan berbagai jenis kendaraan sesuai fungsinya. Truk patroli dan motor besar yang diturunkan di Jalan Diponegoro tampak membubarkan mobil-mobil yang berjejer parkir disepanjang Jalan Diponegoro. 

Di lokasi lain, petugas yang menggunakan sepeda motor dan berpakaian preman, melakukan pemeriksaan terhadap kelompok anak-anak muda yang nongkrong dikendaraannya. Sepeda motor yang diketahui tak dilengkapi surat-surat langsung diamankan dan dibawa menggunakan truk ke Mapolresta Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru, Kombespol Drs R Adang Ginanjar mengatakan, target utama operasi adalah geng motor, karena keberadaan mereka sudah meresahkan masyarakat. "Target malam ini adalah geng motor. Kita sudah banyak mendapat laporan dari masyarkat mengenai keberadaan mereka yang meresahkan," ujar Kapolresta, kemarin.

Selain merazia geng motor, target lainnya adalah tempat hiburan yang masih buka pada bulan Ramadan. Karena, jika ada yang kedapatan yang masih beroperasi, polisi akan melaporkannya ke Pemerintah Kota Pekanbaru untuk pencabutan izinnya. "Tempat hiburan yang tidak fasilitas hotel sudah kita imbau, agar tidak buka selama Ramadan sesuai dengan surat edaran Walikota Pekanbaru. Sedangkan tempat hiburan fasilitas hotel juga dirazia berdasarkan jam operasinya," tukasnya. (vio)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus