Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Polres Dumai Musnhkan 2,8 Kg Sabu dan 1.080 Butir Ekstasi, Begini Caranya!

Senin, 12 Februari 2018

Kapolres AKBP Restika menghancurkan barang bukti narkoba. (Foto:Dika CP/FokusRiau.Com)

DUMAI-Polres Dumai memusnahkan narkoba jenis sabu seberat 2,8 Kg dengan cara dilarutkan dalam air dan dibuang ke parit. Selain memusnakahkan sabu, juga dimusnahkan 1.080 butir ekstasi biru dengan cara diblender. Pemusnahan berlangsung di Mapolresta, Senin (12/2/2018).

Pemusnahan dipimpin Kapolresta AKBP Restika P Nainggolan dan disaksikan Walikota Drs H Zulkifli AS, Pimpinan DPRD Dumai Idrus ST, Dandim 0320 Dumai Letkol (Inf) Horas Sitinjak, Perwakilan Kejaksaan Negeri Dumai, Pengadilan Negeri Dumai, Kepala BNNK Dumai dan undangan lainnya. Selain itu, hadir juga tujuh tersangka dalam kasus tersebut.

AKBP Restika mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus belum lama ini. Barang bukti yang dimusnahkan berdasarkan empat laporan, dua di antaranya dari Bea dan Cukai Dumai. 

Berdasarkan peraturan, barang bukti harus segera dimusnahkan. Sisanya akan dimusnahkan setelah hasil pemeriksaan di labfor Medan keluar dan akan dimusnahkan secara terpisah. 

“Total barang bukti narkoba jenis sabu yang kita musnahkan 2.870,16 gram atau sekitar 2,8 kg dan 1.080 butir ektasi. Barang bukti berdasarkan empat LP dua diantaranya hasil pengungkapan Bea cukai Dumai dan dua lagi hasil pengembangan Polres Dumai," ulas AKBP Restika.

Para tersangka akan dijerat dengan Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika ancaman hukuman mati.
 
Sementara itu, Walikota Zulkifli AS mengapresiasi upaya pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan Polres Dumai dan Bea Cukai Dumai.
 
“Atas nama Pemko Dumai kami mengapresiasi kerjasama antara pihak Polres dan BC Dumai yang telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi. Semoga para tersangka diberi hukuman yang seberat-beratnya," ujarnya.

Dikatakan, perang terhadap narkoba harus terus dilakukan, tidak hanya jajaran Kepolisian, tetapi instansi lain serta seluruh elemen masyarakat Dumai untuk bersama-sama memerangi peredaran Narkoba. 

Pemberantasan narkoba menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menyelamatkan generasi muda.  "Untuk itu saya mengajak seluruh instansi terkait seperti TNI, Polri, BNNK, dan masyarakat Kota Dumai agar senantiasa terlibat aktif dalam upaya pemberantasan Narkotika," tukasnya. (dika cahaya putra)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus