Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Porsadin III Tingkat Kabupaten Kuansing, Ajang Asah Bakat dan Kreatifitas Santri Diniyah Takmiliyah

Minggu, 17 Maret 2019

Ketua panitia Prihasni SAg, MPd. (Foto:Febri Dianto/FokusRiau.Com)

KUANSING-Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) III Tingkat Kabupaten Kuansing merupakan wadah pengembangan bakat dan kreatifitas generasi muda di masa depan, khususnya bagi santri diniyah takmiliyah. Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena mengarahkan santri kepada kegiatan positif dan dapat membentuk jiwa raga yang sehat melalui berbagai cabang olahraga dan seni yang diperlombakan.

Porsadin III Tingkat Kabupaten Kuansing tahun ini berlangsung di perguruan Mualimin Muhammadiyah Teluk kuantan dan dihadiri Asisten I Mujelan Azhar didampingi Kabag Kesra Sawir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kuansing Drs. H. Jisman MA.

Pembukaan juga dihadiri Ketua FKDT Riau Mukhlis S.PDi, Ketua panitia Prihasni SAg, MPd dan peserta lomba serta undangan lainnya. "Porsadin dilaksanakan mulai tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi sampai tingkat nasional," katanya, kemarin. 
 
 
Ketua Panitia Prihasni SAg, MPd menerima piala bergilir dari Bupati diwakili Asisten I Mujelan Azhar. (Foto:Febri Dianto/FokusRiau.Com)  
 
Porsadin diadakan setiap dua tahun dan memperlombakan cabang tahfiz juz amma, MTQ, kaligrafi, puisi islami, pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Arab, cerdas cermat Diniyah, Murathal Wal Imlak, tenis meja, lari sprint dan bulu tangkis. 

"Tahun 2017 lalu, salah seorang murid MDTA Kecamatan Sentajo Raya bahkan berhasil melangkah ke tingkat nasional untuk cabang lari sprint. Semoga tahun ini prestasi tersebut bisa lebih ditingkatkan," tuturnya.

Di sisi lain, menyangkut gaji Guru MDTA di Kuansing, tahun 2019 dianggarkan sebesar Rp250.000/bulan dan diberikan setiap tiga bulan sekali. Sementara untuk biaya operasional tidak ada. "Tahun sebelumnya biaya operasional diberikan Rp6.000.000/tahun. Jadi kepada bapak bupati diharapkan bisa menaikan gaji mereka menjadi Rp350.000/orang ditambah operasional Rp6.000.000 seperti lima tahun lalu," harap Prihasni.
 
Sambutan Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi Riau Mukhlis S.Pdi. (Foto:Foto:Febri Dianto/FokusRiau.Com)  
 
Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi Riau Mukhlis S.Pdi berharap, Pemkab Kuansing selalu memperhatikan keberadaan MDTA. Karena MDTA merupakan garda terdepan menjadikan anak berkarakter. MDTA juga diharapkan semakin kuat dan pemerintah bisa memberikan gaji kepada para guru MDTA. Dia juga berharap, Pemkab Kuansing bisa menerbitkan Perda tentang MDTA.
 
 
Kepala Kantor Kementerian Agama Kuansing Drs. H. Jisman MA. (Foto:Febri Dianto/FokusRiau.Com)  
 
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kuansing Drs. H. Jisman MA memberikan apresiasi luar biasa kepada pengurus FKDT Kuansing dan panitia pelaksana. Porsadin ini selain untuk menampilkan kreatifitas siswa, juga memperkuat jalinan silaturrahim di antara sesama.

Sebagai informasi, dari 15 kecamatan yang mengikuti Porsadin, Kecamatan Kuantan Tengah berhasil menjadi juara umum dan meraih piala bergilir. (*)





Penulis: Febri Dianto
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus