Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Otomotif

Posisi Transmisi Tetap Aktif Saat Mobil Berhenti, Benarkah Bikin Boros BBM?

Jumat, 18 Januari 2019

Transmisi Otomatis Xpander. (Foto:KompasOtomotif)

PEKANBARU-Beberapa pengemudi, sering kali malas memindahkan posisi transmisi otomatis ke posisi netral saat berhenti di lampu merah atau kemacetan. Biasanya, pengendara lebih memilih menginjak rem. Sementara tuas transmisi masih di posisi D dan tidak dipindahkan ke posisi N. 

Ada anggapan, perilaku tersebut menyebabkan borosnya BBM. Alasannya, transmisi masih aktif seperti setengah kopling. Ibaratnya, transmisi ingin melaju tapi tertahan rem. 

"Untuk mobil- mobil keluaran setelah tahun 2000, persepsi tersebut tidaklah benar. Sebab transmisi sekarang sudah canggih. Jadi tidak akan berpengaruh pada penggunaan BBM. Hanya saja cara itu kurang tepat, karena alasan keselamatan. Ditakutkan pengemudi lupa dan mengangkat tekanan pada pedal rem dan mobil bergulir tanpa disadari, karena masih di posisi D," kata Hermas Parbowo, pemilik bengkel spesialis transmisi Worner Matic. 

Menurut Hermas, sistem transmisi yang digunakan mobil keluaran di atas tahun 2000 sudah canggih dan sudah memiliki sistem release-nya. Jadi ketika mobil berhenti, namun tuas transmisi masih di posisi D, maka kopling pada gearbox otomatis akan lepas. Sehingga tidak ada daya tertahan. 

Beda dengan transmisi model jadul yang belum dilengkapi sistem release atau kopling. Sehingga ada daya yang tertahan, jika posisi tuas tidak netral. "Nah, kalau model lama yang diproduksi sebelum tahun 2000, kondisi tersebut bisa bikin boros BBM," kata Hermas. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Kompas.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus