Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Presiden Jokowi Minta Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Tepat Waktu

Sabtu, 02 Desember 2017

Presiden Jokowi hadiri Hari Guru Nasional dan HUT PGRI. (Foto:Antara)

JAKARTA-Presiden Joko Widodo mengatakan, peningkatan kualitas guru harus diimbangi dengan kesejahteraan mereka. Karena itu, tunjangan profesi guru harus dibayar sesuai waktu dan jumlahnya.

"Tentu harus disesuaikan dengan kemampuan negara. Karena itu, saya mohon agar persoalan sertifikasi dapat dilaksanakan dengan baik dan tunjangan profesi bagi guru yang telah disertifikasi dibayarkan tepat waktu dan tepat jumlah," kata Jokowi pada puncak Hari Guru Nasional dan HUT Ke-72 PGRI di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (2/12/2017).

Jokowi akan memeriksa seluruh proses pencairan tunjangan bagi guru yang telah dialokasikan pemerintah dan memerintahkan penyederhanaan urusan administrasi yang menjadi hambatan guru dalam mengajar.

"Ini saya titip kepada Pak Mendikbud, kepada Pak Menpan, kepada gubernur, kepada bupati, kepada wali kota. Jika pelayanan publik sekarang jauh lebih baik, terbuka, dan transparan, saya harap sistem layanan tata kelola guru di pusat dan daerah juga bisa lebih cepat dan lebih efektif serta lebih efisien," ujarnya.

Jokowi menjelaskan, kekurangan guru akan diisi secara bertahap sesuai kemampuan pemerintah, sedangkan dalam mengangkat guru, pemerintah akan mengutamakan meritokrasi dan guru-guru dengan masa pengabdian lama.

"Jangan ditutup kesempatan mereka. Sedangkan guru-guru 3T, guru yang berada di posisi terdepan, terluar, tertinggal yang telah mengabdi puluhan tahun, yang memiliki kompetensi dan kualifikasi harus diberikan prioritas. Pemerintah tidak akan meninggalkan para guru yang telah mengabdi dengan gigih," tegas Jokowi sebagaimana dikutip fokusriau.com dari antara.

Presiden memerintahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Pemerintah Daerah untuk berkoordinasi memastikan pengisian kekurangan pengajar dilakukan dengan baik. (indra h piliang)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus