Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

PT MS Diduga Bekerja Asal-asalan, Usai Diaspal Terkelupas

Senin, 06 Agustus 2012


RENGAT-Pekerjaan Jalan lintas timur sepanjang 1 KM, mulai Simpang Tugu Patin, Pematangreba sampai Terminal Gerbangsari terkesan asal-asalan. Peningkatan kelas jalan dengan menggunakan anggaran tahun jamak mulai tahun 2012 dan anggaran APBN pusat itu, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.

Pembangunan Jalintim tersebut dikerjakan PT Multi Struktur (PT MS) dan sudah enam bulan berdebu. Jalan negara tersebut sudah rusak dengan kondisi aspal terkelupas. Perbaikan yang dilakukan sejak sepekan terakhir memang sudah terlihat tuntas, namun ada bagian badan jalan yang aspalnya sekarang kembali pecah atau terkelupas.

Jamhur Sulaiman dari Rumpun Melayu Indragiri (RMI) Kabupaten Inhu mengatakan, warga pengguna jalan sudah mulai protes melihat hasil kerja PT MS yang terkesal asal-asalan. "Belum sampai seminggu dikerjakan, jalan sepanjang 1 KM di Pematangreba aspalnya kembali pecah-pecah," kata Jamhur, Minggu (5/8).

Dikatakan, kejadian aspal terkelupas dan pecah-pecah itu baru terlihat pada Bagian Alas Bawah (BAB) jalan sebelum diaspal yang tidak padat. Karena ketika dilintasi kendaraan, jalan tersebut bergelombang sehingga aspalnya retak-retak. "Semestinta, pemadatan jalan dengan cara digilas alat berat harus disiram dan dilakukan secara maksimal, agar aspal jalan tidak mudah becah seperti sekarang," kata Jamhur.

Karena itu, Jamhur berharap, PT MS bisa bertanggungjawab dengan pekerjaannya. "Kita minta DPRD Pusat melakukan pengawasan. Jika perlu segera dihentikan pengerjaan yang dilakukan PT MS jika terbukti tidak sesuai bestek," harapnya.

Sementara itu, General Supervisior PT MS, Frastiadi mengatakan, Jalintim yang dikerjakanya di lokasi Kelurahan Pematangreba, Kecamatan Rengatbarat masih merupakan aspal lapisan pertama. "Benar ada aspal baru yang rusak pecah, namun masih ada dua lapis lagi yang akan kita kerjakann," kata Frastiadi, minggu malam. (isc)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus