Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Puluhan Rumah di Kota Padang Direndam Banjir Bandang

Rabu, 25 Juli 2012


PADANG-Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kota Padang sejak sore hari, sekitar pukul 18.30 WIB kemarin, telah menimbulkan banjir bandang. Banjir menghanyutkan dan merendam puluhan rumah warga di Komplek Arai Pinang RT 1 RW 3 Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara. 

Korban hanyut hingga kini belum diketahui pasti jumlahnya. Tak hanya komplek Arai Pinang yang dihantam banjir, beberapa daerah di Kota Padang juga terendam, di antaranya Batu Busuk Padang, Gunung Nago, Limau Manis, Siteba, Pasar Baru serta galodo di Pauh. 

Laporan warga yang diterima FokusRiau.Com menyebutkan, Jembatan penghubung Jamsek dan satu Mushalla di Batu Busuk, Kecamatan Pauh ambruk dihantam air bah. Informasi dari Pusdalops PB Sumbar menyebutkan, jembatan Koto Panjang putus, sementara mushala Batu Busuak hanyut dan ratusan warga terisolir. Sedangkan Sungai Batang Kuranji meluap dan PDAM tempat penampungan air (intake) di Gunung Pangilun jebol.

"Air bah datang saat akan berbuka puasa. Semua terjadi dengan tiba-tiba. Seluruh warga berhamburan keluar rumah dan hingga saat ini tim SAR belum juga tiba dilokasi," kata Dodi Alvian, warga Komplek Arai Pinang, Selasa (24/7) malam.

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui jumlah pasti korban yang hanyut serta kerugian materil yang diakibatkan banjir bandang tersebut. Meski begitu, dugaan sementara aliran air diduga berasal dari Kawasan Gunung Nago, dimana bendungan Gunung Nago jebol akibat tak mampu menahan debit air yang cukup tinggi. 

Sejauh ini, para korban banjir sudah berada di beberapa lokasi pengungsian. Pemerintah Kota Padang juga telah turun ke lokasi kejadian dan memberikan bantuan berupa tenda dan makan sahur bagi warga korban banjir, melalui donatur. (so/deb) 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus