Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Puncak HANI 2018 di Kuansing: 12.000 Orang Mati Sia-sia Setiap Tahun Akibat Narkoba

Kamis, 12 Juli 2018

Peringatan puncak HANI 2018. (Foto:Jhon/FokusRiau.Com)

KUANSING-Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNKK) Kuantan Singingi, Riau menggelar kegiatan puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018 yang berlangsung di Lapangan SMK Negeri 2 Teluk Kuantan, Kamis (12/7/2018).

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars BNN dan pembacaan doa. Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal menyampaikan, semua pihak agar senantiasa menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, dibutuhkan sinergisitas antar lembaga dan kekuatan semua komponen untuk mewujudkan masyarakat yang bersih dari narkotika. 

Wim juga menyebut capaian yang telah diraih BNNK Kuansing sejak 2014-2017 dalam Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kuantan Singingi, baik sektor pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pemberantasan.

Dalam paparan Wim disebut angka prevalensi penyalahguna narkoba secara nasional pada tahun 2017 sebesar 1,77 persen atau 3.376.115 orang dari total penduduk Indonesia dan terdapat 12.000 orang meninggal sia-sia setiap tahun akibat penyalahgunaan narkoba.

Sedangkan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Riau sebesar 1,87 persen atau sekitar 91.415 orang dari jumlah penduduk Riau 4.893.700 orang. Data tersebut bersumber dari hasil Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba di 34 Provinsi tahun 2017 yang dilakukan BNN bekerjasama dengan Universitas Indonesia.

Kepala BNNK Kuansing juga mendorong Pemkab Kuansing agar berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. 

Asisten I Sekdakab Kuansing Muhjelan mewakili Bupati mengucapkan terima kasih kepada BNNK yang telah melakukan berbagai capaian dalam Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika di wilayah Kuantan Singingi.

Diakui, tidak ada wilayah di Kuantan Singingi yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Begitu juga pengguna narkoba yang tidak memandang latar belakang profesi sehingga siapapun bisa menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Bentuk dukungan pemkab salah satunya akan mempercepat proses sertifikasi tanah yang akan didirikan gedung kantor BNNK.

Selain itu, pemkab juga akan mendorong proses percepatan penerbitan Peraturan Daerah mengenai P4GN. Pada kesempatan ini, Bupati juga membacakan Sambutan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2018.

Puncak acara diisi dengan tausyiah yang disampaikan Ustad Dr. KH Hamdani Purba Lc,MA  yang berbicara tentang pentingnya peran Ulama dan Umarah dalam memberantas kejahatan, terutama kejahatan Narkotika. (*)





Penulis: Jhon Hendri 
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus