Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Berita Islami

PWNU Kepri Minta Umat Islam Bentengi Diri dari Paham Radikalisme

Jumat, 08 Desember 2017

Ketua PWNU Kepri terpilih 2017-2022 H Gani Lasa. (Foto:Indra/FokusRiau.Com)

TANJUNG PINANG-Ketua Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Kepri terpilih periode 2017-2022 H. Gani Lasa mengajak seluruh umat untuk membentengi diri dari paham radikalisme. Untuk itu, dia berjanji akan memfokuskan kerja lima tahun ke depan kepada agenda sosial kemasyarakatan di Kepulauan Riau. Ini merupakan bagian dari upaya memerangi radikalisme yang mengatasnamakan agama.

“Insya Allah, saya akan berbuat untuk menjaga dan mengawal ideologi NU, yakni Ahlus Sunah Wal Jamaah (Aswaja) dan memerangi radikalisme yang mengatasnamakan Islam. Karena pelakunya justru mencoreng wajah Islam,” kata Gani Lasa kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya, Islam moderat, Islam Nusantara, Islam yang ramah yang selama ini dipraktekkan umat Islam Indonesia merupakan wajah Islam sebenarnya. Apalagi Kepri sebagai daerah Melayu yang kental dengan ajaran NU dan secara kultural orang Melayu adalah NU, seperti mengadakan maulid nabi, tahlil atau membaca doa qunut.

Mengenai sinergitas, menurut Gani akan dilakukan seperti yang ada selama ini, yakni mendukung pemerintah. "Kami mengajak semua pihak untuk saling membangun toleransi antar umat beragama dan menjunjung tinggi perbedaan etnis, agama, suku, budaya. Karena itu merupakan pilar bangsa. “Kita harus ingat keberadaan kita ini sangat beragam maka harus ada kesepakatan, maka junjung tinggi kebhinekaan,” ujarnya. 

Diketahui, mantan pejabat Badan Pengusahaaan Batam ini bersama pengurus wilayah Kepri bakal dilantik Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, dalam waktu dekat. Kepengurusan PWNU Kepri sudah ditetapkan oleh PBNU melalui Surat Keputusan Nomor 197/A.II.04/11/2017 tentang Pengesahan PWNU Kepulauan Riau masa khidmat 2017-2022.

Sementara itu, Sekretaris PWNU Kepri terpilih Wahono mengimbau pengurus PWNU dan PCNU se-Kepri agar membentengi diri dari pengaruh-pengaruh aliran radikal yang datang dari luar. Bila tanpa disadari, perlahan-lahan aliran radikal menyusup di dalam kehidupan sehari-hari. Sebab itu, alangkah baiknya agar di perkuat benteng diri masing-masing.

“Pentingnya wawasan ke-NUan sangat membantu dalam memperkokoh benteng diri. Semoga NU semakin baik dan tambah maju. Khususnya untuk para pemuda NU, jangan kalah intelektualitas dengan pemuda-pemuda yang lain. Semoga kualitas NU ke depan semakin meningkat, baik dari segi agama maupun pendidikan umum,” ulasnya. (indra h piliang)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus