Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Rakornas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, Plt Walikota Ayat Cahyadi: Untuk Menyamakan Persepsi

Kamis, 08 Maret 2018

Plt Walikota Ayat Cahyadi (tengah) bersama kepala daerah lainnya. (Foto:Diskominfo)

JAKARTA-Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Rabu (7/3/2018) menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) tim terpadu penanganan konflik sosial tahun 2018 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Rakor dibuka Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dengan tema 'Sinergitas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Guna Mendukung Sukses Pilkada 2018 dan Persiapan Pemilu 2019'.

"Saya didampingi Kaban Kesbangpol mengikuti Rakornas tim terpadu penanganan konflik sosial yang dibuka Menkopolhukam. Kemudian tadi ada pemaparan dari Mendagri dan pemateri dari TNI, Polri serta Badan Intelijen Negara (BIN)," ujar Ayat.

Rakornas dilaksanakan merujuk pada Undang-undang nomor 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial dan program kerja Kemendagri tahun 2018 dalam rangka melaksanakan kebijakan penanganan konflik sosial, dengan mengundang seluruh Kepala Daerah se-Indonesia.

"Rakornas ini sangat penting. Untuk menyamakan persepsi dalam mengantisipasi ancaman konflik yang biasa terjadi di momen politik tahun 2018 dan 2019. Apalagi Pilkada serentak akan dilakukan di 171 daerah, Riau disebutkan tadi berada dalam potensi kerawanan konflik berstatus sedang, atau berada di peringkat 14 dari 34 Provinsi yang memiliki kerawanan konflik di Indonesia," katanya.

Adapun pemaparan Menko Polhukam terkait Rakor penanganan konflik sosial ini, salah satunya kepala daerah diminta memberi pembelajaran politik kepada masyarakat dan menghindari 3 hal yang menjadi rawan timbulnya konflik sosial. Tiga hal itu adalah menghindari bahaya dari pengaruh politik hitam (Black Campaign), politik uang (money politik), dan pengaruh ujaran kebencian.

"Ada tiga hal kata pak Menko Polhukam yang harus dihindari kita semua. Pertama pengaruh black campaign, kedua money Politik dan terakhir pengaruh ujaran kebencian yang saat ini mudah dilakukan siapa saja melalui media sosial secara terang-terangan. Hasil dari rakor ini nantinya setiap daerah diminta juga  membentuk tim terpadu penanganan konflik sosial dan saya tadi udah perintahkan pak Yusuf untuk disegerakan, karena setelah itu baru akan dilakukan rencana aksi," tukasnya. (diskominfo)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:57:13 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:51 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:50 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus