Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Razia BNN Riau Jaring 18 Pengunjung Hiburan Malam di Pekanbaru Positif Narkoba

Senin, 06 Mei 2019

Ilustrasi tes urin pengunjung tempat hiburan malam. (Foto:Republika)

PEKANBARU-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau menangkap 18 pengunjung pusat hiburan malam yang positif narkoba. Mereka semua terjaring razia yang berlangsung dua malam terakhir di 10 tempat hiburan malam, seperti Pub dan Karaoke.

Kepala Bidang Berantas BNN Provinsi Riau AKBP Haldun mengatakan, operasi yang digelar 4-5 Mei 2019 ini menyasar pusat hiburan malam yang terindikasi menjadi sarang narkoba. "Hasilnya ada 18 orang yang berhasil kita amankan. Tiga di antaranya wanita," kata Haldun, Minggu kemarin di Pekanbaru.

Razia berlangsung secara acak dengan pemeriksaan urine di lokasi. Selain mengamankan belasan penyalahguna narkoba, petugas turut menemukan tujuh butir pil ekstasi dan satu paket ganja kering.

Ekstasi dan ganja kering itu diduga dibuang oleh para pengunjung sehingga tidak diketahui siapa pemiliknya. Untuk para penyalahguna narkoba yang ditunjukkan dengan hasil urine positif, menurut Haldun, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Mereka semua pun digelandang ke kantor BNN Riau jalan Pepaya Pekanbaru. "Yang positif diserahkan ke Bidang Rehab untuk dilakukan asesmen," tuturnya.

Sejumlah pusat hiburan malam yang menjadi sasaran petugas adalah Karaoke Koro-Koro, Family Box Panam, Punama Arengka, RP KTV jln. Riau. Furaya KTV, Permata Karaoke, Pub Emnasi Hotel Jatra, Star City Pub & KTV, Paragon KTV dan Queen Club.

Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Irjen Pol Arman Depari menegaskan saat ini cukup banyak pusat hiburan malam di kota Pekanbaru yang menjadi sarang narkoba. Hal itu disampaikan Arman saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor BNN Riau, Kota Pekanbaru, awal pekan lalu.

Dia meminta penegak hukum setempat agar segera melakukan tindakan bersih-bersih secara menyeluruh sebagai bagian dari perang pemerintah melawan narkoba.

"Saya mencatat masih banyak tempat hiburan di Pekanbaru yang kurang terawasi. Saya ingatkan sebelum saya turun silahkan dibersihkan. Dan saya janji, saya akan turun jika masih ada," kata Arman kepada aparat BNN Riau yang juga dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Pol Wahyu Widada. (*)



 
 
 

Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus