Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Remaja di Inhu Diduga Kencingi Merah Putih, Ini Analisa Praktisi Kesehatan Prof Ari Fahrial Syam

Minggu, 11 Agustus 2019

Ilustrasi. (Foto:Detikhealth)

JAKARTA-Jagad media sosial sempat heboh oleh video empat pemuda yang mengencingi bendera merah putih di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Polisi tengah mendalami kasus tersebut dan setelah melihat video tersebut, ternyata tidak sepenuhnya benar. Karena air kencing pelaku tidak mengenai bendera.

"Video yang viral tersebut bukanlah untuk mengencingi bendera, hanya saja aksi itu direkam temannya serta diberikan narasi oleh temannya seakan-akan kejadian di video itu memang tengah mengencingi bendera dan lafas Allah SWT," kata Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK kepada wartawan, Minggu (11/8/2019).

Dijelaskan, awalnya empat pelaku sedang minum kopi di sebuah Kafe di Jalan Sudirman, Desa Candirejo, Kecamatan Pasir Penyu. Usai dari sana mereka jalan ke arah parkiran lalu tiba-tiba dua di antaranya ingin buang air kecil.

Tanpa pikir panjang dua pemuda tersebut langsung buang air kecil sementara rekan yang lain merekam aksinya.

Terkait kejadian tersebut, praktisi kesehatan dan akademisi Prof Ari Fahrial Syam mengatakan, pada dasarnya konsumsi kopi bisa mendorong produksi urine, namun demikian bukan berarti sampai seseorang tidak bisa sama sekali menahan kencing.

"Kopi memang merangsang jadi kencing lebih banyak, dari kafeinnya. Tapi kalau menurut saya ini sengaja kencing, kebiasaan-kebiasaan buruk yang harus dihentikanlah," komentar Prof Ari.

Menurut Prof Ari, ada beberapa kondisi medis yang bisa membuat seseorang sama sekali tak bisa menahan kencing seperti misalnya inkontinensia atau masalah prostat. Hanya saja ini biasanya ini terjadi pada orang lanjut usia.

"Harusnya balik (ke kafe) aja sebenarnya kalau kita bisa nahan kencing di toilet. Mana tau kencing di luar ada binatang bisa jadi masalah," ungkapnya. (*)



Editor: Evi Endri
Sumber: Detikhealth


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus