Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Otomotif

Remajakan 100 Armada, Kini Blue Bird Gunakan Toyota Trans Mover

Sabtu, 03 Maret 2018

RM Agung Toyota Himawan menyerahkan kunci kepada Jarot. (Foto:Andi Affandi/FokusRiau.Com)

PEKANBARU-Perusahaan taksi Blue Bird, Sabtu (3/3/3018) menerima secara simbolis 25 dari 100 unit mobil Trans Mover yang dipesan dari PT Agung Toyota. Penyerahan kunci secara simbolis dilakukan Regional Manager Agung Toyota Wilayah Barat Himawan Wahyu Wardhana kepada Operational Manager Blue Bird Riau Jarot Suharso di kawasan  Hotel Labersa. 

Penyerahan dilakukan bersamaan dengan test drive New Yaris 2018 yang digelar Agung Toyota. Kepada wartawan, Jarot menyampaikan, kepercayaan dalam menggunakan produk Toyota selama ini memang telah teruji. Penggunaan Toyota Trans Mover merupakan bagian dari peremajaan unit Blue Bird yang sudah memasuki usia 5 tahun.

Dikatakan, armada taksi Blue Bird yang sekarang berjumlah 200 unit akan dilakukan peremajaan total. Dimana 100 unit akan berubah menggunakan kendaraan MPV, yakni Toyota Trans Mover. "Peremajaan dilakukan bertahap, saat ini ada 25 unit," kata Jarot.

Peremajaan dilakukan di seluruh Indonesia, di mana jumlah keseluruhan mencapai 3000 unit. Sedangkan untuk Riau 100 unit Trans Mover. "Peremajaan menggunakan unit MPV ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat Pekanbaru. Di mana dengan MPV bisa mengangkut penumpang yang lebih banyak. Sedangkan untuk armada tipe sedan, tetap berjalan," ujar Jarot.

Untuk kursi penumpang, jenis MPV tersedia tujuh kursi. Sedangkan Untuk tarif, Jarot menambahkan tidak ada perbedaan antara taksi jenis MPV dengan sedan. Di mana buka pintu Rp7000 dan Rp4.500 untuk jarak tempuh perkilometernya.

Dipilihnya armada jenis MPV oleh Blue Bird, kata Jarot Suharso untuk menghadapi kompetitor-kompetitor di dunia transportasi, khususnya pertaksian.  

Lantas, bagaimana siasat perusahaan saat menghadapi kompetitor-kompetitor yang memasang tarif lebih murah? 

Saat ini, Blue Bird terus meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang. Dalam bisnis transportasi, tarif miring bukanlah jaminan untuk kenyamanan dan keamanan. "Kita di Bluebird mengutamakan keamanan dan kenyamanan. Unit kita dilengkapi dengan GPS serta asuransi dan tarif yang ditetapkan juga sesuai dengan peraturan pemerintah," papar Jarot.

Blue Bird juga senantiasa mengikuti perkembangan IT. Sejak akhir tahun 2017 lalu, Blue Bird telah merilis aplikasi mybluebird yang bisa didownload di playstore melalui smartphone. Selain menawarkan discount hingga 50 persen, aplikasi ini juga dilengkapi dengan estimasi tarif yang akan dikenakan kepada penumpang. "Dalam waktu dekat penggunaan aplikasi ini di Pekanbaru akan kita resmikan," ujarnya. (andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus