Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Rendang Go Internasional, Membuka Asa Promosi Sumatera Barat

Senin, 12 Maret 2018

Memasak rendang. (Foto:Antara)

PADANG-Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mendorong agar rendang sebagai kuliner khas daerah tersebut bisa masuk dalam pasar internasional. Ini diharapkan bisa menjadi salah satu sarana promosi daerah ke dunia internasional.

"Dulu kendalanya rendang hanya bisa tahan satu bulan. Setelah itu dikhawatirkan berubah rasa. Sekarang dengan teknologi sudah ada solusinya, jadi harusnya rendang bisa segera go internasional," kata Irwan, kemarin di Padang.

Dikatakan, daya tahan rendang telah menjadi salah satu keunggulan kuliner Minang itu. Tanpa pengolahan khusus, rendang bisa bertahan hingga satu bulan. Karena itu, masyarakat Minang yang suka merantau selalu membawa kuliner tersebut, bahkan bisa menjadi salah satu menu andalan pada rumah makan Minang yang ada hampir di seluruh provinsi di Indonesia.

Namun untuk skala industri dan diekspor ke luar negeri, daya tahan selama satu bulan itu dinilai masih kurang, karena itu dicari solusi dengan teknologi. Dia memerintahkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk segera merealisasikan keinginan rendang go internasional.

Sementara Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Djarot Sulistio Wisnubroto menyebut, kendala yang membuat rendang sulit di ekspor selama ini tidak hanya menyangkut ketahanan. Tetapi juga beberapa persyaratan negara tujuan, seperti setiap produk makanan dan hasil pangan harus bersih dari mikroba, serta memiliki keterangan mengenai tingkat keawetan.

Salah satu solusi adalah menggunakan iradiasi sinar gamma yang juga telah dimanfaatkan diberbagai negara. Proses yang dilakukan dengan teknologi itu tidak menggunakan bahan kimia sehingga tetap aman dikonsumsi sementara rasa tidak berubah dan steril dari mikroba. (antara)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:57:13 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:51 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:50 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus