Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Galeri Foto

Resmikan Pasar Rakyat di Tualang, Syamsuar: Ini Salah Satu Program Strategis Pemkab

Rabu, 07 Februari 2018

Bupati Syamsuar usai meresmikan pasar rakyat di Tualang. (Foto:Humas/FokusRiau.Com)

SIAK-Bupati Syamsuar, Rabu (7/2/2017) pagi meresmikan pasar rakyat di Jalan Raya Km 7 Perawang. Keberadaan pasar rakyat Perawang tersebut untuk menjawab kebutuhan masyarakat di Kota Industri, karena Tualang merupakan kecamatan terpadat di Kabupaten Siak.

Apalagi, salah satu program prioritas Pemkab Siak di sektor perdagangan adalah mengupayakan pembangunan pasar rakyat yang baik di semua kecamatan. "Pasar rakyat memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian di daerah," kata Syamsuar usai peresmian.

Dikatakan, pasar rakyat berperan dalam menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat dan komoditi lainnya, melalui mekanisme transaksi tradisional yaitu proses tawar-menawar antara penjual dan pembeli. Hal ini tentu sangat berbeda dengan pasar modern di mana harga-harga produk sudah tercantum dengan jelas.

Pasar Rakyar Tualang selain memiliki 198 unit los dan 35 kios juga memiliki fasilitas pendukung yang ditunjukkan untuk mewujudkan rasa nyaman bagi pengunjung, misalnya melalui ketersediaan ruangan menyusui bagi ibu-ibu yang mempunyai balita, dan tempat mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

Menurut Syamsuar, maju mundurnya pasar rakyat tentunya akan sangat tergantung pada tata kelola pasar. Dampak dari pasar tersebut adalah menghidupkan kembali pasar rakyat sebagai salah satu primadona ekonomi, mengembalikan pasar rakyat sebagai pemasok utama sumber kebutuhan masyarakat dan pasar rakyat dapat diandalkan sebagai rantai penjualan serta tempat interaksi sosial ekonomi yang memiliki aspek sejarah, budaya dan edukasi.

Karena itu, bupati berharap, pengelola Pasar pakaian Kecamatan Tualang dapat menerapkan manajemen pengelola pasar yang baik dan transparan, sesuai peruntukannya pasar rakyat harus terfokus pada peningkatan mutu layanan dan kualitas barang yang diperdagangkan. Termasuk ukuran takaran timbangan dan perlengkapan yang telah memenuhi standar  sehingga konsumen memperoleh harga dengan ukuran dan takaran sesuai.

Salah seorang warga, Widuri (45) mengaku senang dengan keberadaan pasar tersebut. “Tentu saja kami sangat senang, karena pasar rakyat ini dekat dari rumah. Tadi niatnya cuma beli satu barang, malah jadi belanja banyak,” ungkap Widuri.

Pojok ASI
Di sisi lain, pasar rakyat juga dilengkapi dengan ruangan khusus bagi ibu yang ingin menyusui bayinya, baik pembeli, pedagang ataupun pengunjung pasar. Ruang pojok Air Susu Ibu (ASI) tersebut juga diresmikan Bupati Syamsuar usai peresmian pasar rakyat.

“Pojok ASI tersebut merupakan wujud dari komitmen kami sebagai kota layak anak, selain itu tersedianya  anjungan tunai mandiri (ATM) agar membantu kelancaran transaksi jual beli," kata Syamsuar.

Selain itu, menurut Syamsuar, pojok ASI itu juga sebagai upaya untuk mengadvokasi ibu-ibu yang masih memiliki bayi agar tidak meninggalkan pemberian ASI ekslusif selama enam bulan bagi bayi mereka.   

“Saya berharap, para ibu bisa memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, dan para pengelola pasar agar menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar tersebut,” ujarnya.

Ruangan seluas 3X4 meter yang terletak di lantai dua pasar itu dilengkapi beberapa fasilitas penunjang di antaranya kursi, meja ganti popok untuk bayi, dan wastafel.

Adanya ruangan khusus menyusui itu pun disambut antusias para ibu-ibu yang memiliki bayi. “Saya sangat senang di pasar ini ada ruang khusus menyusui, jadi lebih nyaman untuk menyusui anak saya,” kata seorang ibu yang bekerja di pasar tersebut.

Kepala Puskesmas Tualang dr Nedra mengatakan, bagi sebagian orang menganggap bahwa keberadaan Pojok ASI tidaklah penting dan bukan menjadi prioritas. Padahal, dengan adanya Pojok ASI di tempat-tempat umum seperti ini, tentunya sangat membantu aktivitas ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif.

“ASI memiliki manfaat yang sangat banyak bagi seorang bayi dan ibunya dan pemberian ASI akan mendukung kesehatan ibu dan membantu dalam proses penurunan berat badan pasca kehamilan dan persalinan,” ulasnya. (satria donald)
 
 
Bupati Syamsuar bersama pedagang. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
 
Bupati Syamsuar berdialog dengan pedagang. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
 
Bupati Syamsuar memotong pita tanda peresmian. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
 
Bupati Syamsuar berdialof dengan pedagang. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 

 Bupati Syamsuar membeli jagung pedagang. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 



Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus