Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Berita Islami

Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad, Gubernur Kaltim Ikut Berpantun

Minggu, 09 Desember 2018

Ustaz Abdul Somad memberikan tausiyahnya. (Foto:Tribunkaltim)

SAMARINDA-Ada yang berbeda dari salat subuh berjamaah di Masjid Baitul Muttaqien, Islamic Center Samarinda, Minggu (9/1/2/2018). Ribuan jamaah memadati hampir disetiap sudut masjid yang merupakan salah satu terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Subuh tadi, Pemprov Kaltim bersama Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Samarinda menggelar Tabligh Akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 H. Dalam Tabligh Akbar itu BPIC menghadirkan dai kebanggaan umat asal Pekanbaru, Riau yakni Ustaz Abdul Shomad atau yang kerap disapa UAS.

Kendari tausiyah dari UAS baru dimulai usai salat subuh atau sekitar pukul 05.40 Wita, namun jemaah telah memadati sekitar masjid sejak pukul 02.00 Wita. Bahkan diketahui, ada jemaah yang menginap di masjid yang terletak di Jalan Slamet Riyadi itu.

Selain dihadiri jemaah asal Samarinda, jemaah asal Kutai Timur, Kutai Barat, Balikpapan dan Paser juga tampak hadir. Bahkan, terdapat pengungsi korban gempa dan tsunami asal Palu, Sulawesi Tengah yang turut hadir guna mendengarkan ceramah dari UAS.

Diawali dengan ucap syukur Alhamdulillah, dalam tausiyahnya UAS memaparkan terkait dengan Maulid Nabi Muhammad SAW, Harmonisasi dan Pemilu tahun depan. UAS menilai, yang membuat dirinya dan ribuan jemaah hadir subuh itu di masjid Islamic Center yakni karena Nabi Muhammad SAW, dia pun menilai tidak ada salahnya memperingati Maulid Nabi, yang menurutnya saat ini mulai ditinggalkan.

"Yang membuat kita berkumpul disini karena Nabi Muhammad. Di zaman Nabi, derajat perempuan diangkat, karena sebelumnya perempuan kerap dilecehkan oleh laki-laki, bahkan kedipan mata pun merupakan bentuk pelecehan," ucap UAS, Minggu (9/12/2018).

Terkait dengan harmonisasi, UAS menilai hal ini erat kaitannya dengan silaturahmi. Maka dari itu, setiap orang harus tetap menjalin komunikasi yang baik, guna silaturahmi tetap terjalin.

"Sesuai dengan tema, ada tiga point yang saya tangkap yakni Maulid, Harmonisasi dan Pilpres, saya akan bahas ini, baru tahu juga saya temanya tadi," kata UAS yang disambut gelak tawa jemaah.

UAS juga menyinggung terkait dengan 'serangan fajar' yang kerap dilakukan oleh peserta Pemilu sebelum pencoblosan. UAS menyarankan kepada jemaah agar tetap mengambil uang yang diberikan, setelah itu berikan ke masjid atau panti asuhan. "Dikasih ambil, tapi beri ke masjid atau panti asuhan. Haram itu," tegasnya.

"Dan, yang paling penting, kalau kita mau bangkit, maju, kuncinya adalah pendidikan, karena pendidikan itu penting," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, UAS juga menjawab sejumlah pertanyaan dari jemaah yang ditulis diselembar kertas.

Tidak lupa UAS juga sempat memuji bandara APT Pranoto yang dinilainya sangat bagus. "Dulu saat saya ke Samarinda, mendaratnya di Balikpapan, tapi sekarang bisa langsung, bandaranya bagus, cantik luar biasa," ulasnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku bangga dan bahagia dengan kedatangan UAS ke Samarinda, pasalnya saat ini kegiatan keagamaan semakin sering dilaksanakan.

"Umat islam harus jadi pelopor, pendingin, pendamai dan penyejuk, terlebih dengan kegiatan keagamaan yang diikuti oleh ribuan masyarakat seperti ini," ucapnya diakhiri dengan pantun.

Ketua BPIC Samarinda Awang Dharma Bakti menjelaskan, gerakan shalat subuh berjamaah telah dilakukan Islamic Center sejak dua tahun lalu, yang dilakukan setiap pekan kedua setiap bulannya.

Tidak lupa Awang menyampaikan, tahun depan tepatnya di bulan Januari, BPIC akan membuka Sekolah Menengah Pertama (SMP), setelah sebelumnya sudah terdapat TK dan SD. "Mulai tahun ajaran baru nanti, kami buka SMP, dengan sejumlah program unggulan, diantaranya menghafal Al Quran," tukasnya.

Selain memberikan tausiyah di Islamic Center, dihari yang sama UAS juga dijadwalkan mengisi tausiyah di depan mahasiswa IAIN, setelah pada Sabtu (8/12/2018) malam memberikan tausiyah di Tenggarong, Kukar. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus