Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

Rupiah Nyaris Tembus Angka Rp15.300, BI: Masih Tetap di Batas Fundamental

Rabu, 10 Oktober 2018

Nilai tukar rupiah nyaris menembus posisi Rp15.300. (Foto:Istimewa)

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) menilai, pergerakan nilai tukar rupiah masih tetap berada di batas fundamental, meski sudah nyaris menembus angka Rp15.300 per dolar Amerika Serikat, dalam beberapa hari terakhir. 

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, kurs rupiah memang bergerak sangat dinamis dalam beberapa waktu terakhir. Namun pergerakan itu sejatinya karena mekanisme pasar. "Nilai tukar rupiah saat ini relatif. Itu tetap dalam batas fundamental kami," kata Dody di sela Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-World Bank) di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10/2018).

Berdasarkan perdagangan pasar spot, rupiah berada di posisi Rp15.238 per dolar AS. Sementara kurs referensi BI, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di Rp15.233 per dolar AS. 

Meski pergerakan rupiah terjadi karena mekanisme pasar, Dody bilang, bank sentral nasional akan tetap berusaha menstabilkan pergerakan nilai tukar rupiah. Tujuannya, agar volatilitas rupiah terjaga. "Kami terus lakukan secara kombinasi dengan optimalisasi cadangan devisa dan gradual depreciation," katanya. 

Sementara Analis Monex Investindo Dini Nurhadi Yasyi mengatakan pergerakan rupiah kemarin terjadi karena sentimen dari perubahan proyeksi pertumbuhan ekonomi dari Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF).

IMF mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun ini dari 5,3 persen pada April 2018 menjadi 5,1 persen pada Oktober 2018. Koreksi perkiraan pertumbuhan ekonomi dilakukan karena ada dampak dari pengetatan kebijakan moneter, perkembangan harga minyak dunia, dan ketidakpastian hubungan perdagangan. 

"Ini bisa menjadi ancaman bagi Indonesia sebagai negara emerging market. Padahal, rupiah membutuhkan katalis positif," tukasnya. (*)







Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: CNNIndonesia


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus