Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
DPRD Siak

Saat Paripurna DPRD, Syamsuar Ungkap Keinginan Pemkab Bangun Pasar Tradisional

Sabtu, 19 Agustus 2017

Bupati Syamsuar foto bersama usai paripurna. (Foto: Adi Fadhilahi Akbar/FokusRiau.Com)

SIAK-DPRD Siak menggelar rapat paripurna Pengesahan Ranperda inisiatif Dewan, Jumat (18/8/2017). Agenda lain adalah permintaan persetujuan anggota DPRD Siak terhadap Ranperda inisatif dilanjutkan dengan penandatangan keputusan bersama dan mendengarkan pendapat Bupati Syamsuar.

Pada kesempatan itu, Syamsuar menyebutkan, saat ini minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional tengah menurun. Meski demikian, Syamsuar tetap optimis pasar tradisional masih akan dicari masyarakat, meski 80 persen masyarakat beralih ke pasar modern.

"Kita optimis pasar tradisional akan tetap dicari masyarakat. Meskipun berdasarkan data yang ada, hanya 20 persen masyarakat yang masih memilih berbelanja di pasar tradisonal dengan berbagai alasan, seperti murah dan harga yang masih bisa ditawar, kesegaran serta kualitas masih bisa terjamin," urai Syamsuar.

Namun demikian, dibalik itu semua ada fakta bertolak belakang. Banyak hal membuat pasar tradsisonal semakin hilang dan ditinggalkan pembeli. Antara lain, perubahan prilaku konsumen yang cenderung memilih pasar modern yang lebih bersih dan lengkap serta jam buka hingga malam hari.

"Ada beberapa pola pasar modern yang bisa ditiru oleh pedagang di Pasar Tradisional, salah satunya menjaga kebersihan pasar tersebut. Khususnya di sekitar tempat dagangannya. Dan pasar modern ini menjadi pilihan dikarenakan kebanyakan pembeli tidak memiliki banyak waktu di pagi hari karena alasan kesibukan pekerjaan," ujar Syamsuar.

Tugas besar pemerintah daerah, untuk mengatasi hal tersebut adalah kebijakan yang diambil harus mencakup berbagai aspek mulai pembangunan fisik pasar hingga pengelolaan managemen serta sekelumit hal lainnya. Seperti kondisi pedagang tradisonal yang dihadapkan pada persoalan modal dan kondisi, ini berdampak negatif karena jika modal yang dimilki pedagang terbatas maka rentan terjadi kerugian.

Pada kesempatan itu, Syamsuar juga menerima dan merekomendasikan untuk segera disahkannya Ranperda inisiatif DPRD Siak dan mengharapkan nantinya penataan dan pembinaan antara pedagang kecil, koperasi, pelaku usaha pasar modern dapat bersaing secara sehat sehingga dapat terjadi pertumbuhan ekonomi yang merata dari sektor pasar dan juga mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pemkab Siak memberikan apresiasi terhadap penyelesaian Ranperda inisiatif tersebut, hal ini mencerminkan keseimbangan peran legislatif dan eksekutif di kabupaten Siak. Dengan disetujuinya Ranperda ini menjadi perda, harapannya menjadikan Siak lebih baik dan mewujudkan aspirasi masyarakat sesuai dengan harapan kita bersama.

Masukan dan sumbang saran pada hakikatnya untuk penyempurnaan peraturan daerah sebagai wujud tanggung jawab dalam pelaksanaan pembagunan dikabupaten Siak. Paripurna juga mengadendakan penandatangan keputusan bersama terhadap Ranperda inisiatif DPRD dengan Pemkab Siak. (adi fadhlahi akbar)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus