Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Sampah Menumpuk di Pekanbaru, Dewan Nilai DLHK Belum Bekerja Maksimal

Senin, 18 Juni 2018

Sampah menumpuk di Pekanbaru. (Foto:Tribunpekanbaru)

PEKANBARU-Sejumlah lokasi di Pekanbaru, Riau saat Idul Fitri dipenuhi tumpukan sampah. Kondisi tersebut harus diantisipasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru. Sebab, DLHK merupakan leading sektor kebersihan di Pekanbaru.

Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Amriel SH MH mengatakan, tumpukan sampah ini seharusnya tidak terjadi bila DLHK memiliki manajemen bagus. Alasan petugasnya berlebaran sesungguhnya bukan menjadi alasan.

"Kerja-kerja seperti ini kan tidak perlu diajari lagi. Karena sudah menjadi langganan setiap tahun. Tapi karena belum bekerja serius, makanya terjadi tumpukan sampah. Ini lah yang harus dievaluasi," kata Roni Amriel, Senin (18/6/2018) di Pekanbaru.

Diterangkan, pengelolaan sampah di Pekanbaru kini sudah dibagi dalam tiga zona. Namun dari tiga zona tersebut, baru satu zona diserahkan ke pihak ketiga. Selebihnya, masih ditangani DLHK Pekanbaru. "Makanya karena sudah dibagi 3 zona ini, tidak ada lagi sampah yang bertumpuk. Itu jika ada keseriusan pemerintah. Termasuk pihak ketiga, yang sudah memenangkan pengelolaan zona II, harus dievaluasi. Kita minta, dalam beberapa hari ke depan, tidak ada sampah menumpuk lagi," pintanya.

Seperti diketahui, pengelolaan sampah zona I terdiri dari wilayah Kecamatan Tampan, Payung Sekaki dan Marpoyan Damai. Anggarannya Rp 85.091.210.538, yang kini masih dikelola DLHK. Zona II wilayah kerjanya terdiri dari Kecamatan Sukajadi, Senapelan, Pekanbaru Kota, Limapuluh, Sail, Bukit Raya, Tenayan Raya dan Pekanbaru Kota. 

Nilai pagu anggaranya sebesar Rp 89 milliar lebih. Dimana pengelolaannya dimenangkan PT Samhana Indonesia, perusahaan dari DKI Jakarta. Sedangkan untuk zona tiga, terdiri dari Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir. Pengelolaannya menggunakan sistem swakelola pemerintah saja. 

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Sampah DLHK Pekanbaru Santi mengatakan, saat lebaran petugas kebersihan baru bekerja pukul 15.00 Wib. Sehingga volume sampah meningkat. "Jam 3 sore petugas kita baru kerja. Ini yang jadi penyebab terjadinya tumpukan sampah," kata Santi, Senin (18/6/2018).

Akibat banyaknya tumpukan sampah tersebut, Santi mengaku banyak menerima telepon dari warga. Telepon tersebut berisi komplain soal tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus