Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Satu Keluarga Dibantai, Suami Kritis, Istri dan Dua Putrinya Tewas

Selasa, 13 Februari 2018

Jasad korban diangkut kepolisian. (Foto:Merdeka.Com)

TANGERANG-Satu keluarga perumahan Taman Kota II, Blok B6/5, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018) dibantai. Ema (40) dan dua orang putrinya, Nova (23) dan Tiara (13) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar tidurnya. Diduga, korban tewas akibat hantaman benda tajam.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan mengaku, sejauh ini masih belum diketahui motif kejadian memilukan tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

Harry menjelaskan, ketiga korban yang terdiri dari Ibu dan dua anak perempuan itu ditemukan tetangga korban dengan posisi berpelukan diatas tempat tidur. "Benar, ibu dan dua anak ditemukan saling berpelukan," terang  Harry dari lokasi kejadian dikutip FokusRiau.Com dari merdeka.com, Senin (12/2/2018).

Dijelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan tetangga korban sekitar pukul 15.00 WIB. Para tetangga, lanjut Harry menaruh curiga dengan seisi rumah yang tak terlihat sejak pagi tadi. "Bersama Ketua RT dan RW, para tetangga kemudian masuk ke dalam rumah dan mendapati korban sudah tidak bernyawa," bilang dia.

Tidak saja ibu dan dua putrinya itu, Warga juga menemukan suami korban tergeletak bersimbah darah. Pria yang disapa Abi (40) ditemukan dalam kamar lainnya dengan luka akibat senjata tajam. "Suami korban juga mengalami luka dan sudah dilarikan ke RS Sari Asih," ujar Harry.

Saat ini ketiga jasad ibu dan kedua anaknya telah dibawa ke kamar mayat RSU Tangerang untuk dilakukan otopsi. "Sementara ini tidak ada barang berharga korban yang hilang," tuturnya.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, lanjut Harry, para korban adalah satu keluarga. Untuk motifnya sendiri polisi mengaku masih mendalaminya. "Motifnya masih kita dalami, apakah korban diduga dibunuh oleh orang terdekat atau ada pihak lain. Mudah-mudahan segera terungkap pelakunya," tukasnya. (indra h piliang)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus