Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Sebulan Jelang PPDB, Kekurangan Daya Tampung Murid Menghantui Dua Kecamatan di Pelalawan

Senin, 21 Mei 2018

Siswa SMP dan MTS Negeri di Pangkalan Kerinci saat UN beberapa waktu lalu. (Foto:Tribunpenkabaru)

PELALAWAN-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018 hanya tersisa satu bulan lagi. Kabupaten Pelalawan kini masih dihantui dengan kekurangan daya tampung siswa-siswi baru.

Data dari Dinas Pendidikan Pelalawan menyebut, kekurangan daya tampung meliputi dua kecamatan, Pangkalan Kerinci dan Pangkalan Kuras. Keterbatasan lokal dan kursi bagi murid baru sangat terasa bagi peserta didik yang melanjutkan pendidikan ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Perhitungan kasarnya kekurangan daya tampung lebih dari 10 lokal untuk Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Pangkalan Kuras," kata Kepala Dinas Pendidikan Pelalawan Syafruddin M.Si, Senin (21/5/2018).

Menurutnya, kekurangan daya tampung akan terjadi apabila semua peserta didik baru memilih sekolah berstatus negeri. Pasalnya pelamar pasti akan membeludak seperti tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan ketersedian lokal dan bangku masih terbatas.

Namun daya tampung yang tak mencukupi itu bisa saja diatasi apabila sebagian masyarakat memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta yang ada di Pangkalan Kerinci dan Pangkalan Kuras.

Tapi jika memaksakan untuk sekolah di SMP negeri, tentu persoalan yang sering terjadi setiap penerimaan siswa baru akan terulang kembali. "Masyarakatkan selalu pengennya sekolah ke negeri. Padahal banyak sekolah swasta yang bagus-bagus. Disisi lain memang persoalan biaya," tambahnya.

Untuk Pangkalan Kerinci, kata Syafruddin, daya tampung sedikit terbantu dengan adanya perpindahan SMA Negeri Bernas ke lokal yang baru dibangun. Ada empat lokal yang akan dikosongkan dan diperuntukan bagi SMP. (*)



Penulis : Tengku Arjan
Editor : Boy Surya Hamta
Sumber : Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus