Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Sejak 2014, Menteri Susi Tenggelamkan 363 Kapal Ilegal Fishing, Terbanyak di Kepri

Jumat, 10 November 2017

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Foto:KKP)

SURABAYA-Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, sejak 2014 sampai 6 November 2017, pemerintah telah menenggelamkan 363 kapal dari aktivitas illegal fishing. Terakhir, medio 29 Oktober hingga 6 November, ada 33 kapal ditenggelamkan di perairan Natuna dan 13 kapal di perairan Tarempa, Kepulauan Riau.

"Jadi total 363 kapal yang ditenggelamkan sejak Oktober 2014. Kapal terbanyak yang ditenggelamkan berada di Kepri," kata Susi dalam pidato pengukuhan doktor honoris causa di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jumat (10/11/2017).

Susi menyebutkan, sejak diberlakukannya kebijakan yang berdampak efek jera itu, sumber daya ikan kembali pulih. Nelayan mudah mendapatkan ikan, dan tidak perlu jauh melaut sehingga dapat menghemat bahan bakar. "Penenggelaman kapal illegal fishing bukan ide saya, tapi amanat Undang-undang," ujarnya. 

Susi berdoa, dirinya dan pemerintah tetap konsisten dalam menerapkan kebijakan melawan aksi illegal fishing, disertai reformasi tata kelola perikanan nasional. "Indonesia punya potensi maritim yang sangat besar, yang akan dijadikan tulang punggung perekonomian selama kita bisa mengelolanya dengan baik," ucap Susi dikutip fokusriau.com dari kompas.com.

Susi diberi gelar doktor honoris causa oleh ITS Surabaya dalam bidang kemaritiman. Gelar itu adalah yang kedua setelah gelar yang sama diberikan Universitas Padjajaran (Unpad).

Rektor ITS Joni Hermana mengatakan, Menteri Susi adalah orang ketiga yang diberi gelar honoris causa sejak ITS berdiri tahun 1960. Gelar honoris causa pertama ITS, diberikan kepada Doktor Hermawan Kertajaya pada 2010. Dia dianggap memiliki kontribusi di bidang ilmu pemasaran.

Tahun 2015, gelar yang sama diberikan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma dinilai memiliki kontribusi besar dalam dunia pembangunan tata kota selama menjabat wali kota Surabaya. (indra h piliang)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus