Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Sekolah Alam Duri Gelar Seminar Parenting Membahas Cara Mendidik Anak

Senin, 12 Maret 2018

Peserta seminar antusias mendengar materi dari Adriano Rusfi. (Foto:Johandi/FokusRiau.Com)

DURI-Setelah menggelar seminar Indonesia Bermain Sains, 20 Februari lalu, Sekolah Alam Duri kini menggelar seminar tentang mendidik anak yang berlangsung dua hari, Sabtu-Ahad (10-11/3/2018). Ratusan orang tua mengikuti seminar yang berlangsung di aula lantai II sekolah tersebut.

"Seminar ini penting diikuti. Saya berterima kasih kepada orang tua murid yang antusias mendengarkan materi dari narasumber," kata Ketua Yayasan Sekolah Alam Duri Husni Muslim. 

Mengusung tema Persiapan Orang Tua Menyambut Anak Menuju Akil Baligh, tampil sebagai pemateri Psikolog lulusan Universitas Indonesia Adriano Rusfi, S.Psi yang akrab disapa Bang Aad. 

"Hebatnya, khasanah pemikiran umat Islam tak kalah untuk melakukan pembenaran atas keliru didik yang fatal ini. Hari ini harus kita terima kenyataan hadirnya generasi penuh syahwat dan angkara, tanpa kendali akal. Akan berkali-kali kita saksikan generasi hamil di luar nikah atau sibuk membully teman-temannya," ungkap Adriano.

Dikatakan, Islam membagi perkembangan manusia ke dalam pra aqil-baligh dan aqil-baligh. Hukum hanya mengenal anak-anak dan dewasa. Sedangkan pendidikan hanya mengenal paedagogi dan andragogi. Lalu belakangan muncul generasi yang bukan anak juga bukan dewasa, namanya remaja. Terjadi kebingungan identitas dan perlakuan dalam masa transisi yang makin panjang. 

"Mereka menjadi galau dengan dirinya. Mari kita akhiri ini. Kita didik kembali anak-anak kita menjadi pemuda aqil-baligh yang sepenuhnya dewasa. Kita bentuk kembali generasi progresif yang menjadi kebanggaan manusia, bukan ABG nan agresif," ajak Andriono. 

Ketua Panitia Rahmat Hidayat mengatakan, seminar parenting diharapkan bisa menjadi wadah bagi orang tua untuk dapat saling berbagi pengetahuan tentang persiapan orang tua dalam menyambut masa akil baligh pada anak. 

“Pada momen akil baligh inilah sebagai orang tua harus bisa memberikan pemahaman kepada anak bahwa ia harus mengetahui dan memahami semua yang dikerjakannya akan diperhitungkan sebagai amal baik atau amal buruk di yaumil hisab,” katanya. (johandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus