Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Galeri Foto

Seminar Vision Workshop Hadirkan Ahli Kelapa Prof Wisnu Gardjito, Sekda Inhil Moderator

Rabu, 25 Juli 2018

Sekdakab Said Syarifuddin berbincang dengan narasumber jelang seminar. (Foto:Diskominfo)


INDRAGIRI HILIR-Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Inhil H. Said Syarifuddin menjadi moderator seminar Vision Workshop yang menghadirkan Ahli Kelapa Dunia Prof Wisnu Gardjito sebagai narasumber. Seminar diselenggarakan atas kerjasama Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI) dengan Pemkab Inhil.

Tema seminar Vision Workshop adalah 'Solusi Meningkatkan Harga Jual Kelapa Petani' dengan tagline 'Pelaju (Petik-Olah-Jual-Untung)'.

"Diskusi difungsikan sebagai sarana untik menyusun upaya meningkatkan harga kelapa dengan melibatkan, tidak hanya petani melainkan juga elemen masyarakat lainnya, seperti OPD, Organisasi Kemasyarakatan, pelajar dan lainnya," ulas Sekdakab usai seminar, Selasa (24/7/2018) di Gedung Engku Kelana, Tembilahan.

Dijelaskan, seminar tidak hanya sekadar bertujuan untuk menemukan solusi meningkatkan harga jual kelapa, tetapi berfokus untuk mencari cara meningkatkan nilai tambah kelapa melalui produk turunan yang diolah.

"Produk tersebut menjadi olahan rumahan yang dipasarkan sampai tingkat nasional maupun internasional. The Green Coco Island akan menampung produk olahan rumahan itu untuk kemudian didistribusikan ke pasar Internasional," ungkapnya.

Diketahui, seminar Vision Workshop merupakan salah satu kegiatan dari serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan harga kelapa oleh APMI bekerjasama dengan Pemkab Inhil.

Sedikitnya, ada 7 program yang akan dilaksanakan setelah penyelenggaraan Seminar Visio Workshop. Kegiatan tersebut akan difokuskan dalam bidang, pelatihan, produksi, promosi dan pemasaran.

Realisasi sampai jenjang pemasaran akan dilaksanakan tahun 2019. Sedangkan, tahapan lain dari serangkaian kegiatan yang diagendakan telah dimulai pada saat kegiatan seminar Vision Workshop berlangsung.

"Ini (Kegiatan, red) sudah masuk ke dalam RPJMD kita. Setelah ini kita akan ada gerakan ke masyarakat bikin koperasi didampingi oleh Fasilitator. Segenap komponen akan bekerjasama menyukseskan kegiatan ini," tuturnya.

Sementara itu, Prof Wisnu Gardjito membenarkan, Seminar Vision Workshop merupakan langkah pertama dari beberapa kegiatan relevan lainnya yang bertujuan untuk membuka wawasan peserta seminar. "Berikutnya harus ada pelatihan, harus ada pemagangan, harus ada pengadaan alat, harus ada pameran, harus ada perikatan kontrak, pameran internasional dan ada ekspor," urai Prof Wisnu.

Pasca seminar Vision Workshop, Prof Wisnu mengaku, pihaknya dengan Pemerintah Kabupaten Inhil telah mencapai kesepakatan kerja sama untuk melaksanakan kegiatan pelatihan dan pemagangan.

"Untuk itu, seluruh masyarakat petani dan elemen masyarakat lainnya diharapkan dapat memahami Kelapa sebagai 'tulang punggung' bangsa Indonesia, khususnya Inhil setelah dilakukan pengolahan menjadi produl turunan," tukasnya.

Prof menjabarkan, potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang berasal dari produk turunan kelapa yang telah memiliki nilai tambah dapat mencapai 12 persen dari total Rp700 trilun pendapatan negara dari kelapa.

"Kelapa itu kalau sudah diproses ada 8800 persen nilai tambahnya. Indonesia mestinya bisa menerima sekitar 4000 trilyun dari itu. Kalau dibuat 200 produk turunan saja, Indonesia bisa dapat 700 trilyun. Inhil itu 12 persen dari Indonesia, kalikan saja, itulah PAD yang diterima Inhil," kata Prof Wisnu Gardjito.

Usai seminar, sejumlah petani yang diundang khusus oleh pihak Panitia Penyelenggara Vision Workshop mendapat kesempatan untuk memperoleh pelatihan pembuatan beberapa produk turunan kelapa, yakni sabun, kecap dan sirup. (zamri)
 
 
Sekdakab Said Syarifuddin berbincang jelang pembukaan seminar. (Foto:Diskominfo) 
 
 
Sekdakab Said Syarifuddin memberikan sambutan sekaligus membuka seminar.(Foto:Diskominfo) 
 
 
Sekdakab Said Syarifuddin memasangkan tanjak kepada Prof Agus jelang seminar.(Foto:Diskominfo) 
 
 
Sekdakab Said Syarifuddin memandu jalannya seminar yang membahas soal kelapa di Inhil. (Foto:Diskominfo) 
 
 
Sekdakab Said Syarifuddin foto bersama dengan para narasumber dan panitia seminar. (Foto:Diskominfo) 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus