Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pemkab Inhil

Sempena Hari Bhakti Adhyaksa Ke-59, Bupati HM Wardan: Kejaksaan Telah Berjalan Idealis

Selasa, 23 Juli 2019

Bupati HM Wardan (tengah) berbincang dengan Kajari. (Foto:Humas/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HILIR-Bupati HM Wardan menyampaikan ucapan selamat kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Inhil sempena Hari Bhakti Adhyaksa Ke-59. Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih dan sejumlah harapan kepada Kejaksaan Negeri Inhil.

Itu disampaikan Bupati saat Syukuran Hari Bhakti Adhyaksa Ke-59, Senin (22/7/2019) pagi di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Inhil, Tembilahan. "Kejaksaan Negeri Inhil sebagai institusi penegak hukum telah berjalan idealis selama menjalankan tugasnya. Kejaksaan dikenal dekat dengan rakyat, bermartabat dan terpercaya," ujar HM Wardan.

Bupati mengakui, tugas Kejaksaan dalam menegakkan hukum tidaklah mudah. Namun dengan semangat dan tekad yang kuat, Bupati yakin, segenap warga adhyaksa akan mampu memberikan sumbangsihnya demi masa depan yang lebih baik.

"Keberadaan Kejaksaan Inhil selama ini sudah sangat banyak sekali membantu kegiatan, kebijakan Pemkab Inhil, baik kegiatan bidang pemerintahan maupun kegiatan bersifat sosial," ungkapnya.

Atas segala sumbangsih Kejaksaan Negeri terhadap berjalannya roda Pemerintahan Daerah Kabupaten Inhil, Bupati juga memberikan apresiasi. "Mewakili masyarakat Kabupaten Inhil, Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas kinerja dan prestasi yang telah dicapai Kejaksaan selama ini," tukasnya.

Bupati berharap, kerjasama antara Pemkab Inhil dengan Kejaksaan dapat terus terjaga dan ditingkatkan, terutama kerjasama dalam bidang pendampingan hukum.

Bukan Backing
Kepala Kejaksaan Negeri Inhil Susilo menekankan, kerjasama pendampingan dalam bidang hukum sebagaimana yang tertuang pada nota kesepahaman atau MoU TP4D dengan Pemerintahan Kabupaten Inhil bukan merupakan perlindungan terhadap hukum atau backing.

"TP4D dibentuk atas dasar ketakutan OPD menjalankan kegiatan. Pendampingan diberikan karena kita sudah MoU. Yang perlu dipahami, pendampingan bukan backing," ujarnya.

Mengacu kepada pesan yang disampaikan Jaksa Agung, Kajari mengutarakan, pihaknya mesti terus membangun koordinasi. Koordinasi, menurutnya, dibangun melalui komunikasi.

"Seperti pesan Jaksa Agung, harus pandai berkoordinasi. Koordinasi tetap dijalin melalui komunikasi. 3 prinsip dalam koordinasi, yakni 3N. Koordinasi harus menggunakan nalar, naluri dan nurani," ulasnya.

Ihwal kinerja penegakan hukum, Kejaksaan Negeri Kabupaten Inhil telah cukup banyak melakukan penyidikan. Namun, dalam prosesnya pihak Kejaksaan sengaja tidak melakukan ekpose. "Memang tidak kita ekspose karena menjaga suasana agar tetap nyaman. Kalau sidang sudah banyak. Kapau mau tahu progresnya ikuti saja persidangan," tuturnya. (adv/diskominfo)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus