Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Galeri Foto

Sempena JNGH 2018, Plt Bupati Alfedri Launching Perbup Siak Kabupaten Hijau

Selasa, 01 Mei 2018

Plt Bupati Alfedri (tengah) melaunching Perbub Siak Kabupaten Hijau. (Foto:Istimewa)

SIAK-Pemerintah Kabupaten Siak melaunching Peraturan Bupati (Perbup) soal Siak Kabupaten Hijau disaksikan tiga kementerian, yakni Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementrian Pemuda dan Olahraga dan kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sebelumnya, Kabupaten Siak sudah dicanangkan sebagai Kabupaten Hijau oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, sempena Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2016 lalu di Siak.

Usai launching Perbup, Alfedri mengatakan, Perbup tersebut nantinya akan menjadi pedoman bagi masyarakat dan setiap stekholder untuk mewujudkan Siak Kabupaten Hijau, dan menjaga lingkungan. Menyangkut pelaksanaan Jambore Nasional Generasi Hijau tahun 2018 di Kabupaten Siak, Alfedri mengungkapkan rasa bangganya.

"Alhamdulillah, terpilihnya Kabupaten Siak sebagai tuan rumah JNGH. Ini merupakan hasil dari Keaktifan dari Generasi Hijau Kabupaten Siak yang aktif dalam menjaga lingkungan dan menghadiri pelaksanaan Jambore Nasional setiap tahunnya," katanya.

"Selaku orang tua dan mewakili pemerintah, kami bangga dengan kalian. Kalian adalah tumpuan kami (pemerintah), kalau dari yang muda sudah peduli terhadap lingkungan, saya yakin kebijakan pemerintah akan berdampak dengan baik," tambahnya.

Pembukaan Jambore Nasional Generasi Hijau tahun 2018 yang berlangsung di Pentas Siak Bermadah, Sabtu (29/4/2018) malam hadir 210 perwakilan Generasi Hijau perwakilan 34 Provinsi se-Indonesia. 

Plt Presiden Green Generation Indonesia Rafli Rezatama mengatakan, Green Generation merupakan wadah berkumpulnya generasi muda Indonesia. Sesuai dengan visi GG Indonesia mewujudkan generasi yang peduli dan berbudaya lingkungan. "Kita semua harus peduli terhadap lingkungan. Persoalan lingkungan tidak hanya di tangani pihak Kementrian Lingkungan Hidup saja, namun di seluruh Kementrian dan seluruh masyarakat Indonesia," harapnya.

Sementara Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Novrizal Tahar menjelaskan, Siak adalah Kota perkembangan peradaban Islam di tanah melayu. Disamping sejarah di Kabupaten Siak, sejarah Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar Indonesia juga menginspirasi perjuangan negara-negara dan tokoh-tokoh didunia.

Sehingga, diharapkan Green Generation mampu menjadi pewaris Indonesia sebagai bangsa yang maju, untuk mengatasi persoalan lingkungan. GG harus dapat membangun kultur yang cocok dengan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Seperti gerakan-gerakan yang telah dilakukan GG yang membawa perubahan. "Saya tantang kalian untuk menjadi generasi pelopor yang bertanggung jawab terhadap sampah dan lingkungan," pintanya.

Pelaksanaan Jambore Nasional Generasi Hijau tahun 2018 akan berlangsung sampai 3 Mei mendatang. Acara malam pembukaan dihadiri Staf Ahli Kemenpora Bidang Ekonomi kreatif Dr Joni Mardizal, Asdep peningkatan kapasitas pemuda I Gusti Putu Raka Ratimai, Plt Gubri yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Provinsi Riau, pejabat kabupaten/kota se Riau. (satria donald)
 
 
Plt Bupati Alfedri (tengah) foto bersama usai launching Perbub Siak Kabupaten Hijau di ajang Jambore Nasional Generasi Hijau. (Foto:Istimewa) 
 
Plt Bupati Alfedri (tengah) memberikan cenderamata. (Foto:Istimewa) 
 
 
Plt Bupati Alfedri (tengah) foto bersama dengan peserta dari berbagai daerah di Tanah Air. (Foto:Istimewa) 
 
 
Peserta Jambore Nasional Generasi Hijau diharapkan menjadi duta lingkungan. (Foto:Istimewa) 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus