Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Berita Islami

Seorang Jamaah Haji Asal Rohil Meninggal Dunia Akibat Sesak Nafas

Jumat, 01 September 2017

Jamaah haji asal Rohil meninggal dunia. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Seorang jamaah haji asal Kabupaten Rohil dari kloter 10 dari Embarkasi Batam, Usman Daud, Jumat (1/9/2017) pukul 2.40 WAS meninggal dunia di maktab 53. Usman meninggal akibat mengalami sesak nafas.

"Almarhum Usman Daud tidak bisa melanjutkan perjalanan munuju Mina untuk melempar jamarat, seperti yang dilakukan para jamaah lainnya," kata Musdhalifah, Jumat siang di Pekanbaru. 

Dikatakan, informasi tersebut diterima dari petugas Kloter 10 Embarkasi Batam Afrialsah Lubis melalui telepon seluler. Usman Daud adalah jamaah ketujuh yang meninggal di tanah suci. Sejumlah penyakit menimpa jamaah haji Riau dan mengakibatkan kematian, seperti cardiovascular disiases, gagal jantung, paru kronis dan sindroma nefrotik serta radang selaput otak.

"Sedangkan waktu yang dilarang bagi jamaah haji Indonesia untuk melontar jumrah yang menjadi salah satu wajib haji adalah 10 Zulhijjah. Dimana larangan melontar mulai pukul 06.00 sampai 10.30 waktu Arab Saudi (WAS), kemudian 11 Zulhijjah larangan melontar jumrah mulai pukul 14.00 sampai 18.00 WAS dan 12 Zulhijjah larangan melontar jumrah mulai pukul 10.30 sampai 14.00 WAS," katanya.

Di sisi lain, Pelaksana harian Kabid PHU Kemenag Riau Drs. H. Mahyudin MA melaporkan, proses pemberangkatan JCH Riau berjalan lancar dengan realisasi jamaah yang berangkat ke tanah suci sebanyak 5.043 orang dari kuota haji seharusnya 5.064. Mutasi keluar sebanyak 29 orang, mutasi masuk 13 orang dan batal berangkat 5 orang akibat sakit.

Untuk realisasi keberangkatan JCH Riau terdiri dari Pekanbaru sebanyak 1.088, Kampar 829, Bengkalis 400, Indragiri Hulu 273, Indragiri Hilir 423, Dumai 209, Rokan Hulu 457, Pelalawan 400, Kuansing 263, Siak 260, Rokan Hilir 360 dan Meranti 81.

"Proses pemberangkatan JCH Riau yang tergabung dalam 13 kloter Embarkasi Batam berjalan lancar, baik dari daerah ke Embarkasi maupun dari Embarkasi ke Jeddah dan Madinah. Dan sebelumnya catatan untuk evaluasi telah disampaikan Kakanwil pada Rakor Evaluasi Pemberangkatan JCH di Batam," kata Mahyudin.(antara)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus