Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Sepanjang 2019, Limbah Medis di Pekanbaru Riau Mencapai 502 Ton

Kamis, 09 Januari 2020

Limbah medis. (Foto: EPA)

PEKANBARU-Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat, sebanyak 502 ton limbah medis sepanjang 2019 sudah diproduksi 30 Rumah Sakit dan 21 Puskesmas di daerah ini. Rata-rata, setiap bulan limbah medis yang dihasilkan di Pekanbaru mencapai 42 ton.

"Limbah medis ini merupakan limbah yang dihasilkan dari kegiatan medis, seperti jarum-jarum suntik bekas di rumah sakit, zat-zat kimia obat dan lain sebagainya," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Muhammad Amin, Rabu (8/1/2019) di Pekanbaru.

Dikatakan, dari limbah ini belum termasuk limbah klinik, pusat pengobatan dan laboratorium sedangkan limbah terbanyak berasal dari rumah sakit mencapai 502 ton lebih setiap tahunnya.

Dia memperkirakan, setiap harinya limbah medis berasal dari rumah sakit di daerah itu hampir mencapai dua ton lebih. Sedangkan limbah medis dari Puskesmas hanya dua ton lebih tiap tahunnya.

"Kami terus berupaya mengawasi pengangkutan limbah medis dari rumah sakit, Puskesmas, klinik, rumah sakit bersalin dan laboratorium. Selain itu juga mendata pihak ketiga yang mengangkut dan mengolah tiap limbah medis," katanya.

Pemko Pekanbaru sudah mempunyai data rinci pengangkut, pengolah hingga jumlah limbah medis yang diangkut setiap harinya. Dampak limbah cenderung berbahaya karena dapat merusak lingkungan dan bahkan menimbulkan wabah penyakit. 

Limbah adalah sisa hasil buangan dari kegiatan RS dan puskesmas yang sudah tidak memiliki nilai ekonomis sehingga perlu pengelolaan khusus saat proses pembuangannya. "Karena limbah dapat mengakibatkan pencemaran serta polusi yang dapat membahayakan lingkungan, limbah juga memiliki bentuk dan karakteristiknya sendiri," tukasnya. (*)


 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Republika.co.id


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus