Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

Sepanjang Agustus, Pembiayaan Pegadaian Menyusut

Kamis, 20 September 2012


JAKARTA-Momen Ramadan dan Lebaran lalu ternyata tidak berdampak terhadap pembiayaan PT Pegadaian. Penyaluran pinjaman gadai konvensional di perusahaan negara ini ternyata hanya Rp6,8 triliun selama Agustus lalu. Padahal, selama Juli 2012, Pegadaian mampu menyalurkan pembiayaan sampai Rp7,5 triliun.

Direktur Bisnis II Pegadaian, Wasis Djuhar mengatakan, minat nasabah menggadaikan perhiasan emas atau logam mulia mendekati Lebaran lalu menurun dibandingkan sebulan sebelumnya. Diperkirakan, nasabah lebih memilih menggunakan perhiasan emasnya untuk perayaan Lebaran.

"Mungkin masyarakat masih mempunyai dana dari tunjangan hari raya (THR) dan mereka ingin tampil prima saat Lebaran," kata Wasis, kemarin. Apalagi jam kerja efektif selama bulan Agustus jauh lebih sedikit, dibandingkan bulan sebelumnya. Agustus lalu, ada libur panjang perayaan Idul Fitri, mulai dari tanggal 17 hingga 22 Agustus.

Namun Wasis yakin, pembiayaan di gadai konvensional akan kembali terangkat bulan ini. Pemicunya karena harga emas melambung. Biasanya, nasabah kian tertarik menggadaikan perhiasan saat harga emas semakin mahal. Maklum, masyarakat bisa mendapatkan nilai pembiayaan lebih besar.

Sekarang ini, harga emas memang mengalami kenaikan. Unit Bisnis Logam Mulia Aneka Tambang mencatat, harga logam mulia Rp 581.200 per gram, Rabu (19/7). Padahal, harga logam mulia pada bulan lalu masih sekitar Rp500.000. "Masyarakat juga sudah kehabisan duit setelah perayaan Lebaran, mereka bakal tambah antusias menggadaikan emasnya," kata Wasis. 

Selain jasa gadai konvensional, kenaikan harga emas juga mendongkrak bisnis Pegadaian dalam jual-beli logam mulia. Pegadaian memiliki usaha penjualan logam mulia melalui unit Mulia dan Galeri 24. Pegadaian sudah menjual 1,2 ton emas atau senilai Rp640 miliar terhitung dari Januari hingga Agustus tahun ini.

Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen di antaranya didominasi pembelian kepingan emas dengan berat 10-15 gram. Masyarakat juga membelinya secara angsuran bertenor antara 3-6 bulan. "Harga emas naik, masyarakat malah tertarik mengoleksi logam mulia," ujar Wasis.

Sementara itu, menurut Suhwono, Direktur Utama Pegadaian, kenaikan harga emas ke depan bisa semakin meningkatkan kinerja perusahaan. Ini demi mendukung rencana go public tahun depan. (kci)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus