Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Sepekan Hilang, Siswi SMA di Pekanbaru Ditemukan Layani Lelaki Hidung Belang di Hotel Sabrina

Jumat, 10 November 2017

Gadis 16 tahun ditemukan di hotel layani tamu. (Foto:Ilustrasi)

PEKANBARU-Aksi perdagangan wanita di Pekanbaru, Riau kembali terjadi. Kali ini korbannya gadis berusia 16 tahun berinisial N. Orang tuanya, NH sempat bingung sebab sang anak tidak pulang ke rumah sejak sepekan terakhir. Akhirnya, N ditemukan di Hotel Sabrina Pekanbaru melayani nafsu lelaki hidung belang.

Saat ditanyai orang tuanya, N mengaku diiming-imingi uang Rp700.000 untuk melayani pria hidung belang di hotel tersebut. Bukan sekali ini saja kejadian tersebut terjadi, hotel ini kerap menjadi persinggahan transaksi penjualan seksual yang berujung ke kantor polisi.

Melihat kondisi tersebut, NH melaporkan orang yang menjual anaknya ke Polresta Pekanbaru. Dia ingin agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum. Sebab anak gadisnya masih di bawah umur dan berstatus pelajar serta diperlakukan tidak senonoh.

"Korban sudah membuat laporan polisi didampingi orangtuanya. Kasus ini langsung diselidiki Unit Reskrim, dugaannya tindak pidana penjualan manusia atau trafficking anak," ujar Waka Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata Sik, Jumat (10/11/2017).

Dijelaskan, kejadian tersebut berawal ketika korban pergi dari rumahnya, Rabu (1/11/2017) sekitar pukul 14.00 Wib. Siswi di salah satu SMA ini tidak pamit kepada orang tuanya setelah berkomunikasi dengan seseorang.

Hari-hari berlalu, korban tak kunjung pulang ke rumahnya selama sepekan. Orang tua korban lantas merasa sangat khawatir dan mencari keberadaan korban. Mulai dari ke sekolah hingga ke rumah teman korban, NH tak kunjung mendapati anaknya. Akhirnya orang tua korban mendapat informasi bahwa anaknya sedang berada di Hotel Sabrina 45 kamar nomor 305. Selanjutnya, orang tua korban langsung menuju ke sana, Rabu (8/11/2017) sekitar pukul 14.00 Wib. 

Setelah tiba, dia kaget melihat kondisi anaknya di dalam kamar hotel kelas melati tersebut. NH pun bertanya apa yang dilakukan korban di hotel, sang anak menceritakan bahwa dia disuruh melayani tamu oleh seseorang dengan imbalan uang. 

Tentu saja orang tua korban emosi dan tidak terima anaknya diperjualbelikan. Dia langsung melaporkan kejadian itu ke pihak Kepolisian hari itu juga. Korban pun menceritakan kepada polisi tentang orang yang memaksanya untuk melayani tamu tersebut.

"Keterangan korban sudah diminta dan selanjutnya penyidik akan mencari siapa pelaku yang dimaksud korban telah memperdagangkan itu. Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap," ujar AKBP Edy dikutip fokusriau.com dari merdeka.com. (boy surya hamta)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus