Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Sering Diusulkan Setiap Musrenbang, Syahrul: Tiga Jembatan Rusak Parah Tak Juga Dibangun

Senin, 05 Maret 2018

Kepala Desa Usul Syahrul. (Foto:Obrin/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HULU-Tiga jembatan dan jalan di Kabupaten Inhu  yang menghubungkan tiga desa, tepatnya di Desa Usul, Kecamatan Batang Gansal sudah puluhan tahun mengalami rusak parah. Sampai sekarang belum juga diperhatikan dan diperbaiki pemerintah.

Kepala Desa Usul Syahrul mengatakan, setiap tahun selalu diusulkan dan dibuat proposal dengan harapan ketiga jembatan tersebut dibangun. Kerena keberadaannya dinilai penting, sebab menghubungkan ketiga desa, yakni Desa Rantau Lansat, Desa Siambul dan Desa Usul.

Dikatakan, bahkan Syahsrul sampai emosi menyampaikan kondisi tersebut dalam Musrenbang Kecamatan, beberapa waktu lalu. "Setiap tahun, bahkan sudah jenuh mengusulkan hal ini. Tapi tidak juga ada realisasi pembangunannya dari Dinas PUPR Inhu.

Karena tidak juga ada pembangunan dilakukan Dinas PUPR, menurut Syahrul, terpaksa masyarakat melakukan perbaikan dengan sistem swadaya. "Sudah lima kali diperbaiki masyarakat, sekarang rusak lagi. Masyarakat harus berjuang memperbaiki jembatan itu sebab merupakan urat nadi masyarakat tiga desa bertetangga," urainya kepada FokusRiau.Com, Senin (5/3/2018).

Diketahui, bangunan jembatan tersebut tergolong lama dan masih menggunakan bahan baku kayu. Kini jembatan tersebut terancam ambruk ke sungai. Agar bisa terus dilewati, masyarakat terpaksa memperbaiki seadanya. Terkadang ditempel menggunakan papan.

Ironisnya, dari tiga jembatan itu pernah satu lokasi dibangun permanen oleh Dinas PUPR Inhu. Namun kondisi jembatan permanen tersebut sekarang juga sudah amblas pada sisi kirinya.

Bila dibangun menggunakan dana desa, menurut Syahrul, tentu tidak bisa. Karena peruntukan dana desa bukan untuk itu. "Kalau bisa jembatan itu dibangun menggunakan dana desa, tentu sudah lama kita bangun. Tapi karena tidak bisa menggunakan dana desa, makanya dilakukan dengan swadaya," katanya. (obrin)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus